Kisah Pertemuan Menakjubkan dengan Katak Hijau yang Mungil

Klikhijau.com - Saya berhenti memetik kopi karena seekor katak berwarna hijau. Ukurannya mungil. Ia melompat di antara rerumputan. Menyembunyikan dirinya. Awalnya saya abai saja. Di kebun, beragam...

Kisah Pertemuan Menakjubkan dengan Katak Hijau yang Mungil
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Untuk katak yang dihidup di air, nama lokalnya adalah Bonjeng. Ukurannya besar dan kerap mengagetkan.

Bonjeng memiliki peran sosial di masyarakat yang cukup besar. Sebab menjadi salah satu penanda waktu. Saat mulai bernyanyi, itu tandanya malam akan segera tiba.

Karenanya, warga yang beraktivitas di kebun, saat mendengar Bonjeng mulai bernyanyi, mereka akan bergegas pulang ke rumah agar tak kemalaman.

[caption id="attachment_33977" align="aligncenter" width="1280"] Katak hijau yang mungil-foto/Ist[/caption]

Masuk jenis apa?

Lalu bagaimana dengan katak hijau mungil yang saya temukan itu. Ia masuk jenis mana? Apakah Cuppang atau Bonjeng.

Jika melihat dari tempat saya bertemu dengannya, sangat mungkin tergolong ke jenis Bonjeng. Sebab saya dikagetkan di dekat saluran air.

Hanya saja, saya tak terlalu ingin terjebak ia masuk jenis mana. Saat itu, saya hanya ingin menikmati sensasi pertemuan saya dengannya. Rasanya menakjubkan.

Sepertinya, segala hal yang pertama memang menakjubkan, bukan?.

Pertemuan saya dengan katak hijau mungil itu, setidaknya membawa pelajaran yang bisa saya panen, bahwa di sekeliling kita banyak fauna menarik yang kadang luput dari perhatian.

Jika pun ada yang menarik dan unik, kita cenderung ingin menguasainya, menangkapnya lalu memenjarakannya dalam ruang yang terbatas.

Padahal jika mereka berada di habitatnya, di alam liar. Kehidupan yang merdeka akan mereka cicipi. Cukuplah kita mengaguminya, bukan mengganggu apalagi merampas kemerdekaannya.

Seperti itu pula yang saya lakukan dengan katak hijau mungil itu, saya menangkapnya bukan untuk merampas kemerdekaannya, saya hanya ingin mengabadikannya dengan memotretnya.

Setelah berhasil mengambil beberapa foto dirinya, saya membiarkannya pergi, melompat di antara rerumputan hijau yang menyatu dengan warnanya yang juga hijau.

Dan semoga ia tetap lestari...

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2