Ketika Kemerdekaan Manusia Harus Berjalan Bersama Keselamatan Alam

Ketika Kemerdekaan Manusia Harus Berjalan Bersama Keselamatan Alam
Ilustrasi -Foto/Irhyl
Bacakan Artikel
Muliadi Saleh

Esais Reflektif dan Arsitek Kesadaran

Muliadi Saleh

Artikel terbaru dari Muliadi Saleh (lihat semua)

Belum ada artikel terbaru lain dari penulis ini.

Di balik angka-angka itu sesungguhnya tersimpan sebuah pesan tegasย  bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang seberapa banyak yang dapat dihasilkan manusia, tetapi juga tentang seberapa jauh bumi masih mampu menanggung beban yang kita letakkan di atasnya.ย 

Karena itu, menjaga hutan bukan sekadar urusan menahan pohon agar tidak ditebang. Hutan adalah paru-paru kehidupan, penjaga air, penyimpan karbon, rumah bagi keanekaragaman hayati, sekaligus warisan yang tidak pernah benar-benar menjadi milik satu generasi. Pemerintah melalui PIPPIB 2025โ€”Peta Indikatif Penghentian Pemberian Perizinan Berusaha, Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan, atau Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Baru pada Hutan Alam Primer dan Lahan Gambutโ€” mempertahankan instrumen untuk menghentikan pemberian izin baru pada kawasan-kawasan tersebut. Kebijakan itu penting bukan semata karena ia sebuah peta administratif, tetapi karena di balik garis-garis pada peta terdapat hutan, air, tanah, karbon, dan kehidupan yang harus dijaga agar tidak hilang sebelum waktunya.ย 

Di tingkat global, kesadaran serupa juga tumbuh. UNEP menempatkan perlindungan dan pemulihan ekosistem sebagai bagian penting dalam menghadapi tiga krisis yang saling berkelindan yaitu perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi. Dunia perlahan mulai memahami bahwa menyelamatkan lingkungan bukan berarti memusuhi pembangunan. Yang sedang dicari adalah jalan agar pembangunan tidak menjadi pisau yang memotong akar kehidupannya sendiri.ย 

Kita tidak perlu berhenti membangun, tetapi harus belajar membangun tanpa menghancurkan. Kita juga tidak harus berhenti menggunakan alam, tetapi harus berhenti memperlakukannya seolah-olah alam tidak memiliki batas.ย 

Pada akhirnya, bumi tidak pernah meminta manusia untuk menjadi penguasa yang paling kuat. Bumi hanya membutuhkan manusia yang cukup sadar untuk tahu kapan harus mengambil dan kapan harus mengembalikan.ย 

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: