Kenapa Penting Mengompos Sendiri dan Apa Keuntungannya?

Klikhijau.com – Mengompos sendiri di rumah, tentu bukanlah perkara sulit. Kuncinya, asalkan ada kemauan melakukannya. Dengan melakukan pengomposan sendiri, banyak manfaat yang bisa dipetik. Baik ma...

Kenapa Penting Mengompos Sendiri dan Apa Keuntungannya?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Mengompos sendiri di rumah, tentu bukanlah perkara sulit. Kuncinya, asalkan ada kemauan melakukannya.

Dengan melakukan pengomposan sendiri, banyak manfaat yang bisa dipetik. Baik manfaat secara material maupun manfaat kesehatan.

Saat ini produksi sampah semakin meningkat, khususnya sampah organik. Karenanya, butuh strategi untuk mengatasinya.

Sampah organik, meski dapat terurai, tapi jika dibiarkan terurai secara alami akan memakan waktu lama. makanya dibutuhkan metode agar terurai lebih cepat dan memberi manfaat lebih luas pula.

Salah satu cara adalah melalui teknologi pengomposan yang saat ini sudah banyak berkembang. Melakukan pengomposan sendiri menawarkan banyak keuntungan, di antaranya:



  • Membuat tanah lebih kaya nutrisi



Melalui pengomposan kita dapat meningkatkan kualitas tanah di ladang dan kebun kita. PH-nya yang netral membuatnya sangat bisa diandalkan untuk digunakan pada semua jenis tanaman.

Ini juga berkontribusi pada pemeliharaan dan pengembangan komunitas mikroba tanah dan mikrofauna. Kompos membantu tanaman menyerap nutrisi dan dapat meningkatkan hasil tanaman yang dapat dimakan dan tanaman hias.



  • Menjaga keanekaragaman hayati



Proses mengubah sampah organik menjadi humus atau pupuk organik melibatkan mikroba, bakteri, dan serangga seperti cacing. Dalam proses penguraian ini, makhluk hidup menjadi bahan mentah bumi setelah mati.

Mengurangi sampah yang terbuang

Dengan melakukan pengomposan, tentu sampah yang terbuang akan berkurang. Artinya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah, khususnya sampah organik dapat dikurangi. Jadinya lingkungan lebih bersih dan sehat.



  • Dapat digunakan sebagai pestisida



Selama proses pengomposan, terjadi degradasi bahan organik, membentuk cairan organik yang dapat digunakan dengan pestisida atau pupuk. Bahan yang dihasilkan oleh transformasi ini disebut lindi.

Lindi digunakan sebagai pupuk organik cair. Namun juga dapat digunakan sebagai pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2