Kenalkan Dange, Si Hitam Legit dari Pangkep

Klikhijau.com – Berkunjung ke Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, khususnya di Segeri.Rasanya tak lengkap tanpa menikmati si hitam legit yang bernama dange. Tak sulit menemukan dange di sepanjang...

Kenalkan Dange, Si Hitam Legit dari Pangkep
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Bahan-bahan itu dicampur menjadi satu adonan. Setelah adonannya menyatu akan dimasukkan ke dalam cetakan yang menyurupai cetakan boroncong dan pukis. Cetakan tersebut terlebih dahulu dipanggang di atas bara api yang merah bara.

Cetakan untuk membuat dange termasuk unik, karena terbuat dari tanah liat, meski cetakan dan cara membuatnya sama, namun sifat makanan memiliki keunikan tersendiri. Ia akan memiliki cita rasa yang berbeda di tangan yang berbeda pula. Pun dengan siapa yang menikmatinya.

Awalnya dange ini, seperti pula penganan lain di Sulsel, hanya berbahan sedikit saja. Namun, seiring waktu mengalami perubahan, khususnya dalam hal campuran dan cita rasa.

Dange pun mengalami hal itu, awalnya hanya ada satu rasa saja, yakni gula merah. Kemudian berkembang mengikuti selera lidah masyarakat modern. Maka, dange pun memiliki cita rasa yang berbeda, tak hanya gula merah, tapi telah tersedia beragam rasa, misalnya  cokelat, susu hingga rasa keju.

Inovasi rasa itu membuat dange mampu survive hingga sekarang dan membuatnya pula semakin lari manis.

 Sejarah singkat dange

Hal-hal yang datang dari masa lalu adalah sejarah. Dan sejarah memiliki rentetan peristiwa yang melatarbelangakinya. Seperti halnya pula dengan dange.

Liputan6 pernah melaporkan bahwa  kudapan ini menurut sebagian masyarakat Pangkep, dange adalah makanan favorit para pemuda yang tergabung dalam gerakan pemberontakan Darul Islam Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Sulsel.

Kudapan ini, selalu setia menemani  perjuangan para  para pemberontak DI/TII ketika mereka bersembunyi di tengah hutan belantara.

Bahan dange

Jika kamu ingin mencoba membuat kudapan ini di rumah, maka siapkan terlebih dahulu gula kelapa atau gula merah, kelapa parut, dan tepung ketan beras hitam atau putih— beras ketan hitam lebih banyak digunakan.

Bahan lain yang mesti ada adalah arang atau kayu bakar, pisau, sendok, daun pisang,  sarung tangan, dapo’ (alat pembakaran dari tanah liat), dan cetakan dange atau a’dangeng.

Setelah bahannya tersedia, selanjutnya  iris tipis gula merah, campurkan gula merah dengan tepung ketan beras hitam.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan kelapa parut ke dalam adonan, panaskan cetakan dange kemudian masukkan adonan dange ke dalam cetakan dange yang telah panas.

Setelah adonan masuk cetakan, tutup cetakan menggunakan  daun pisang kemudian balikkan. Tunggulah hingga matang, setelah matang angkat lalu sajikan bersama teh atau kopi hitam.

Oya, dange ini adalah jenis kudapan yang bisa bertahan lama dan harganya pun cukup terjangkau. Jadi, jika kamu berkunjung ke pangkep, sempatkanlah diri kamu ke Segeri—menikmati dange!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2