Kebun Raya, Wahana Eduwisata Berwawasan Keanekaragaman Hayati

Klikhijau.com –  Kebun raya telah berfungsi sebagai wahana eduwisata. Selain itu, juga menjadi salah satu platform riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Wahana eduwisata  merupakan tempa...

Kebun Raya, Wahana Eduwisata Berwawasan Keanekaragaman Hayati
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com –  Kebun raya telah berfungsi sebagai wahana eduwisata. Selain itu, juga menjadi salah satu platform riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Wahana eduwisata  merupakan tempat  yang juga dikenal nama anjangkarya. Aktivitas di dalamnya adalah kegiatan perjalanan rekreasi atau liburan yang dikemas bersama dengan berbagai aktivitas pendidikan.

Eduwisata digelar dengan tujuan meningkatkan kecerdasan dan kreativitas peserta kegiatan. Destinasi tujuan eduwisata biasanya adalah museum, perkebunan, pusat penelitian, dan kebun binatang, dan kebun raya.

Untuk wahana eduwisata berbasis kebun raya di Indonesia cukup memadai. Itu karena Indonesia memiliki beberapa kebun raya, di antaranya Kebun Raya Bogor,  Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi   dan Kebun Raya Bedugul.

Namun, kebun raya yang akan dibuka baru dua, yakni Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas. Keduanya dibuka setelah melalui persiapan matang dengan penyiapan sarana dan prasarana sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19.

Protokol tersebut ditetapkan oleh otoritas kesehatan, yang berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat. LIPI akan membuka kembali kebun raya yang dikelola untuk kunjungan umum dengan protokol kunjungan yang baru

“Kami harapkan pengunjung dapat menyesuaikan dengan protokol ini. Untuk bersama-sama menciptakan lingkungan Kebun Raya yang aman, nyaman, juga ramah lingkungan di semua aspek,” terang Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko.

Tiket online

Calon pengunjung yang akan memasuki kebun raya harus memastikan dirinya benar-benar harus memastikan dirinya sehat sebelum berkunjung.

Selain itu, pengunjung juga akan diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak aman agar mata rantai penyebaran korona bisa terputus.

“Kami telah menyediakan fasilitas cuci tangan dengan touchless sanitizer di beberapa titik area. Namun, kami sarankan pengunjung untuk selalu membawa hand sanitizer sendiri,” ujar R Hendrian, Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI.

Agar pengunjung tidak berkerumun saat membeli tiket  masuk kebun raya. Pengunjung akan dilayani secara online di www.kebunraya.id yang akan langsung terintegrasi dengan ponsel pintar.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2