Kadang Disepelekan, Ini Dampak Buruk jika Sering Telat Makan

Klikhijau.com - Sibuk bekerja kadang membuat orang lupa waktu makan. Hal itu membuat banyak orang sering telat makan. Selain sibuk dengan pekerjaan, salah satu alasannya adalah sedang menjalani pro...

Kadang Disepelekan, Ini Dampak Buruk jika Sering Telat Makan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Sibuk bekerja kadang membuat orang lupa waktu makan. Hal itu membuat banyak orang sering telat makan.

Selain sibuk dengan pekerjaan, salah satu alasannya adalah sedang menjalani program diet. Bahkan kadang ada beberapa orang sengaja menunda waktu makannya lalu akhirnya menjadi kebiasaan.

Ini memang terlihat sepele bukan? Banyak yang tidak menyadari jika kebiasaan buruk tersebut akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh.

Selain rentan diserang penyakit lambung, telat makan juga akan mengganggu kerja organ tubuh yang lain. Beberapa hal berikut bisa Anda alami jika sering telat makan.

# Radang pada lambung

Salah satu penyakit berbahaya yang bisa muncul jika sering telat makan adalah tukak lambung atau peradangan pada lambung. Telat makan akan membuat lambung terluka atau mengalami iritasi karena cairan lambung pada mukosa lambung.

Umumnya, gejala yang timbul adalah rasa nyeri hebat yang menjalar hingga ke ulu hati setelah makan.

Dalam Journal of the American Medical Association mengungkapkan, stress akibat menunda waktu makan dan jam tidur yang salah berkontribusi meningkatkan beban asam duodenum atau usus 12 jari. Ini menjadi penyebab berkembangnya atau memperburuk gejala penyakit tukak lambung.

# Metabolisme tubuh melambat

Metabolisme tubuh akan terus berjalan meskipun sedang dalam kondisi beristirahat. Metabolisme berfungsi untuk membakar kalori dan mengubahnya menjadi energi.

Tingkat metabolisme tubuh sendiri ditunjang oleh asupan kalori. Untuk itu, kalori dengan jumlah cukup dibutuhkan untuk menunjang proses pembakaran energi.

Telat makan secara otomatis membuat metabolisme tubuh jadi ikut melambat untuk menyimpan kalori agar bisa dibakar dalam waktu yang lama. Hal ini menyebabkan Anda merasa lemas dan tak bertenaga sehingga aktivitas terganggu.

# Mudah lelah

Menurut Evelyn Tribole, penulis buku Eating on the Run, pasokan glukosa pada otak menjadi terganggu dalam waktu 4-6 jam sejak jam makan terakhir. Saat pasokan level glukosa rendah, berarti tubuh jadi kurang efisien untuk menjalankan fungsi normalnya.

Kondisi ini akan membuat Anda lebih rentan lelah, lemah, lesu, dan bahkan jadi sering murung. Hal ini dikarenakan gula darah yang rendah akan memengaruhi memori, konsentrasi dan kinerja fisik.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2