3 Capaian Gemilang Indonesia pada COP Madrid

Klikhijau - Pada konferensi perubahan iklim di Madrid yang digelar 2 -15 Desember 2019 di Kota Madrid, Spanyol, Indonesia sukses mengajukan sejumlah gagasan strategis di level global. Konferensi be...

3 Capaian Gemilang Indonesia pada COP Madrid
Bacakan Artikel

Klikhijau - Pada konferensi perubahan iklim di Madrid yang digelar 2 -15 Desember 2019 di Kota Madrid, Spanyol, Indonesia sukses mengajukan sejumlah gagasan strategis di level global.

Konferensi bertajuk Conference of the Parties (COP) 25 United Nations Framework Climate Change Conference (UNFCCC), para Negosiator Indonesia berhasil mewujudkan 3 tiga capaian gemilang. Berikut penjelasannya!

#Isu laut

Tim negosiator Indonesia sukses memasukkan isu Laut/Ocean ke dalam Decision nomor 1 COP25 melalui pengajuan proposal “Integrating Ocean-Climate Change Issues into the UNFCCC”.

"Isu ocean menjadi salah satu yang berhasil diadopsi dalam keputusan bersama dengan Fiji, Panama, Kosta Rica, Seychelle, dan Chile," ujar Wamen LHK Alue Dohong, Jumat 27 Desember 2019.

#Dua negosiator Indonesia dapat posisi di UNFCCC

Di forum COP, dua orang Negosiator Indonesia berhasil mendapatkan posisi pada beberapa badan dibawah UNFCCC. Tepatnya di “Compliance Comittee Under Kyoto Protocol” dan “Alternate Member of the Local Communities and Indigenous People Platform (LCIPP)”.

Dua orang tersebut adalah Ratnasari Wargahadibrata dari Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) KLHK. Dan Yuli Prasetya Nugroho dari Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) untuk menduduki posisi pada beberapa badan dibawah UNFCCC.

#Sukses mendorong isu Energi Baru dan Terbarukan (EBT)

Di COP 25 Madrid, Indonesia juga berhasil mendorong isu energi baru dan terbarukan (EBT) supaya menjadi mainstream dalam rangka perwujudan National Determination Contribution (NDC) Indonesia ke depan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2