Kabar Baik, Ditemukan 30.000 Enzim yang Dapat Mengurai Plastik
Klikhijau.com – Sampah plastik masih bikin puyeng. Sifat bandelnya yang tak mudah terurai jadi salah satu sebab lahirnya kepuyengan itu. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya. Namun, sampah p...
Klikhijau.com – Sampah plastik masih bikin puyeng. Sifat bandelnya yang tak mudah terurai jadi salah satu sebab lahirnya kepuyengan itu.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya. Namun, sampah plastik masalah sampah plastik tak juga berakhir.
Ancamannya bukan hanya tertuju pada manusia, tapi juga hewan, lingkungan hingga tumbuhan. Di laut dan juga di darat, sampah jenis ini mudah sekali ditemukan.
Namun demikian, selalu saja ada harapan yang bisa dipelihara. Termasuk dalam hal menangani sampah plastik.
[irp]
Pada tahun 2021 lalu, ada sebuah studi yang diterbitkan Microbial Ecology. Studi itu menemukan menemukan lebih dari 30.000 enzim yang dapat mendegradasi atau mengurai lebih dari 10 jenis plastik.
Studi skala besar itu memindai lebih dari 200 juta gen yang ditemukan dalam sampel DNA untuk sampai pada temuan.
Kesimpulan yang didapatkan, mikroba di seluruh dunia dan di lautan dapat berevolusi untuk memakan plastik.
Studi ini menetapkan bahwa satu dari setiap empat organisme yang dianalisis dapat mendegradasi plastik.
Hal yang lebih menarik adalah korelasi antara jumlah enzim pendegradasi plastik yang ditemukan di lokasi yang berbeda dan jumlah sampah plastik di area yang sama.
Para peneliti mengatakan mereka menemukan bahwa jumlah enzim pendegradasi plastik yang ditemukan berkorelasi dengan tingkat polusi suatu daerah. Para ilmuwan berpendapat bahwa mikroba berevolusi berdasarkan jenis polusi plastik yang ada di wilayah mereka.
Temuan tersebut bisa menjadi terobosan penting, yang diperlukan untuk mengembangkan cara alternatif penanganan sampah plastik.
[irp]