Jati Belanda Ibu

Belantara   Kau tak harus kabur dulu ke belantara Cari sejuk dan hijau dedaunan Atau ke sela-sela bayangmu Agar dapat menjauh dari hiruk pikuk ibu kota Juga terang lampu jalan yang berlar...

Jati Belanda Ibu
Bacakan Artikel

Belantara


 

Kau tak harus kabur dulu ke belantara
Cari sejuk dan hijau dedaunan
Atau ke sela-sela bayangmu
Agar dapat menjauh dari hiruk pikuk ibu kota
Juga terang lampu jalan yang berlarian di atas kepala
Yang buatmu terjaga sepanjang malam

Sebab di sana tak pernah ada seribu raja
Meski seribu maut mampu memanah jantungmu
Tak ada papan-papan iklan
Maupun maklumat kasar yang ditulis dengan tergesa-gesa

Kau pun tahu, pada akhirnya
Belantara itu telah terkubur jauh dalam tubuhmu
Berumah dalam rahasia yang hilang
Menjadi drama memilukan
Di antara paradoksnya kehidupan

Belantara di luar tubuhmu telah ranggas
Dimakan polusi dan tangan manusia
Tak puas dan puasa

Kau kini mulai terbatuk-batuk
Tak ada lagi dedaunan menyaring udara
Menyaring matahari sampai ke matamu

Semua jadi api

2023

Gerutu Hujan


 

Aku memetik namaMu di langit
Pada fajar yang menegadah di antara rimbun markisa dan pohon kersen
Meletakkannya di hatiku

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2