Jangan Sepelekan! Ini Manfaat Membawa Bekal bagi Anak Menurut Ahli Gizi

Klikhijau.com – Membawa bekal bagi anak, khususnya saat ke sekolah terlihat merepotkan. Apalagi jika di dalam tasnya telah berjibaku beragam buku dan alat tulis. Namun, abaikan dulu kata merepotkan...

Jangan Sepelekan! Ini Manfaat Membawa Bekal bagi Anak Menurut Ahli Gizi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Membawa bekal bagi anak, khususnya saat ke sekolah terlihat merepotkan. Apalagi jika di dalam tasnya telah berjibaku beragam buku dan alat tulis.

Namun, abaikan dulu kata merepotkan itu. Karena membawa bekal makanan memiliki banyak manfaat yang baik bagi anak.

Anna Vipta Resti Mauludyani, SP, M.Gizi, yang merupakan  dosen Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) mengungkapkan ada sederet manfaat yang dapat diperoleh seorang anak apabila membawa bekal. Manfaat itu mulai dari aspek gizinya hingga aspek sosio-emosional anak.

Namun, perlu diketahui bekal itu harusnya dibuat di rumah oleh orang tua, sehingga bahannya bisa lebih terjamin kebersihannya.

Membuatkan bekal bagi si buah hati yang ingin ke sekolah, sekilas juga terlihat merepotkan. Namun menurut Anna menyiapkan bekal bagi anak tidak sulit dan tidak membuang-buang waktu. Apalagi saat ini sudah ada teknologi yang dapat membantu.

Pun jika ada rasa lelah saat membuatkan makanan untuk anak. Itu sebanding dengan  manfaat yang akan didapatkan dari menyiapkan bekal tersebut.

“Ini tidak sulit, ini tidak membuang banyak waktu, tidak memerlukan banyak waktu, tidak rumit, dan manfaatnya jauh lebih besar daripada misalnya waktu yang diperlukan untuk menyiapkan,” kata Anna dalam bincang virtual melalui Instagram Jumat lalu seperti dikutip dari Antara.

Manfaat membawa bekal bagi anak cukup banyak, di antaranya:



  • Menambah energi



Dari aspek gizi, bekal makanan bermanfaat untuk membantu menambah energi anak ketika berada di sekolah sehingga dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, semangat, dan tetap fokus.


  •  Membantu mengontrol makanan



Dengan membuatkan bekal bagi anak, maka orang tua dapat mengontrol makanan si anak. Orang tua akan tahu apa saja yang baik untuk dikonsumsi anak dan menghindari konsumsi panganan dan jajanan sembarangan yang minim gizi.

“Ini adalah cara kita untuk membantu mengontrol apa yang dikonsumsi oleh anak kita. Jadi mengurangi risiko terkena berbagai macam penyakit karena berasal dari makanan yang tidak bersih, makanan yang mengandung berbagai macam bahan tambahan yang sebetulnya ada yang tidak diperbolehkan,” kata Anna.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2