Isra Mi‘raj dan Panggilan Hijrah Ekologis Kita

Klikhijau.com - Peristiwa Isra Mi‘raj adalah salah satu titik penting dalam sejarah spiritual umat Islam. Dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha, lalu naik menembus langit hingga Sidratul Muntaha,...

Isra Mi‘raj dan Panggilan Hijrah Ekologis Kita
Bacakan Artikel
Sapril Akhmady

Profesional di bidang pemberdayaan masyarakat, filantropi Islam, dan kelestarian lingkungan yang saat ini menjabat sebagai Program Manager Humanity and Environment Care di Yayasan Hadji Kalla.

Akhirnya, Isra Mi‘raj mengundang kita untuk naik ke langit kesadaran, lalu turun kembali ke bumi kehidupan dengan visi yang lebih jernih. Menanam pohon bukan lagi kegiatan ekologis semata, tetapi ibadah. Membersihkan sungai bukan hanya program lingkungan, tetapi sedekah. Merawat mangrove bukan sekadar konservasi, tetapi imaratul ardh—memakmurkan bumi. Ketika Nabi bersabda, “Jika kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang dari kalian terdapat benih kurma, maka tanamlah,” beliau sedang mengajarkan etika ekologis paling radikal: bahwa harapan harus dirawat bahkan ketika masa depan tampak gelap.

Mi‘raj adalah perjalanan langit. Hijrah ekologis adalah perjalanan bumi. Dua-duanya penting agar manusia tidak kehilangan langitnya, dan bumi tidak kehilangan masa depannya. Begitu kira kira.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2