Ibu dan Manfaat Biji Labu Kuning yang Sering Disimpannya

Klikhijau.com - Ibu sangat suka menyimpan biji labu kuning (Cucurbita moschata). Meski tidak semua jenis biji labu kuning akan disimpannya.  Hanya yang telah benar-benar masak atau matang dan rasa bua...

Ibu dan Manfaat Biji Labu Kuning yang Sering Disimpannya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Hal ini diungkapkan oleh Mutia dkk (2024) bahwa biji labu kuning mengandung antioksidan seperti vitamin E, karotenoid, dan asam lemak esensial, efektif melawan radikal bebas dan memperlambat penuaan kulit, sehingga dapat menjadikan pilihan tepat untuk krim anti-aging ramah lingkungan.  Krim anti-aging ekstrak biji labu kuning memiliki manfaat dalam meningkatkan kelembapan kulit.

Kandungan lainnya adalah  steroid, flavonoid, alkaloid dan tanin.  Kandungan flavonoid tersebut berperan sebagai antioksidan. Sedangkan kandungan beta karoten mampu mengikat oksigen, menghambat oksidasi lipid, dan mengurangi radikal peroksil (Azizah et al., 2023). Karotenoid memiliki peran melindungi membran sel dan lipoprotein terhadap radikal bebas saat karotenoid aktif sebagai antioksidan

Wulandari et al., (2022) mengungkapkan bahwa krim anti-aging ekstrak labu kuning  memiliki antioksidan yang sangat lemah dengan nilai IC50 > 50 ppm, sedangkan pada tipe krim ini memiliki nilai HLB 10,7 yang artinya krim ini termasuk kedalam tipe M/A.

Sekilas tentang labu kuning

Tanaman labu kuning sendiri merupakan jenis buah. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Labu-labuan yang masuk ke dalam familia Cucurbitaceae, dan merupakan kelompok dari tumbuhan merambat.  Labu kuning merupakan salah satu makanan kaya nutrisi tinggi (Harlinah dan  Haumahu, 2022)

Labu kuning merupakan tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Namun pemanfaatan biji labu kuning di masyarakat masih minim. Padahal bijinya mengandung beberapa zat, antara lain sejenis asam amino seperti m-carboxyphenylalanine, amino butyrate, dan citrulline serta sejumlah asam amino lain yang dibutuhkan oleh kelenjar prostat seperti alanin seminalis, glisin, dan asam glutamat.

Selain itu, bijinya pun sangat bergizi. Bayangkan saja dalam satu porsi atau kira-kira seperempat cangkir biji labu kuning memiliki sekitar 150 kalori, 15 gram lemak sehat, beberapa gram karbohidrat, dan 8-10 gram protein nabati. Bijinya kaya akan antioksidan, zat besi, seng, magnesium dan banyak nutrisi lainnya.

Lebih dari itu, bijinya juga dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan salah satunya meningkatkan kadar hemoglobin. Beberapa hasil penelitian menunjukan bahwa biji labu kuning mampu untuk meningkatan kadar besi serum (Fe) dan transferrin yang merupakan komponen pembentukan hemoglobin.

Kandungan lainnya adalah unsur mineral Zn (seng) dan Mg (magnesium) yang sangat penting untuk kesehatan reproduksi dan merupakan  sumber fitoestrogen yang baik dan dapat memberikan efek estrogenik atau anti-estrogenik minggu yang menurunkan tekanan darah dan mengurangi protein C-reaktif (CRP).

Biji labu kuning telah lama digunakan untuk mengatasi masalah gizi buruk pada anak, ibu hamil, dan menyusui.

Selain itu, dengan kandungan zat gizi mikro, biji labu kuning dapat dijadikan suplemen alternatif bagi ibu hamil untuk mencegah anemia dan BBLR pada ibu dan janin (Sukarya, 2020).

Dari berbagai sumber

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2