Hutan Amazon Hilang 1 Juta Hektar karena Deforestasi

oleh -404 kali dilihat
Hutan Amazon Hilang 1 Juta Hektar karena Deforestasi
Hutan Amazon/foto-ist
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau. com – Entah apa yang menggerakkan pagi ini, saya tetiba saja ingin nonton televisi. Sesuatu yang mulai sangat jarang saya lakukan, kecuali ada siaran bola.

Saya memindahkan chanel tv dari nomor lima ke nomor dua. Biasanya pada nomor 2 di pag hari akan ada berita olahraga. Namun sebelum berita olahraga aka nada siaran berita internasiol.

Begitu chanel pindah ke nomor dua, sebuah berita mencengangkan datang dari hutan Amazon. Chanel yang menyiarkan berita itu adalah inewstv.

KLIK INI:  26 Profesor Bertemu Menteri LHK Bahas Penataan Pemukiman Masyarakat di Kawasan Hutan

Hutan Amazon, yang juga dikenal sebagai paru-paru bumi rupanya telah berada pada ttik yang mengkhawatirkan—yang dilakukan oleh manusia sendiri.

Pada beriita itu diberitakan bahwa deforestasi atau penghilangan hutan atau penebangan liar  telah merusak hampir 1 juta hektar hutan Amazon. Ngerikan?

Penebangan di mana-mana

Marcos, warga Amazon mengungkapkan jika telah terjadi penebangan di mana-mana, khususnya di utara Brazil yang merupakan lokasi Amazon.

“Penebangan liar bahkan lebih parah lagi akibat main hakim sendiri dari warga setempat,” ungkap Marcos seperti yang diberitakan inewstv, Selasa, 24 Juni 2019.

Sementara warga yang bernama Vera, yang lahir dan besar di hutan Amazon tergugah untuk melakukan perlindungan terhadap hutan Amazon.

KLIK INI:  BBKSDA Sulsel Peringati Hari Hutan dan Air dengan Kampanye Konservasi dan Tanam Pohon Bersama

“Kami hanya menebang pohon untuk membangun rumah, karena semua rumah di sini terbut dari kayu. Kami selalu mencoba yang terbaik untuk melindungi lingkungan,” ungkap Vera

Jika merujuk kajian pemerintah Brasil yang terbit, Jumat, 23 November 2018, penyebab utama deforestasi itu adalah penebangan liar dan penyerobotan lahan hutan secara ilegal.

Bahkan citra satelit menunjukkan, lahan hutan Amazon seluas 7.900 kilometer persegi hilang sejak Juni 2017 hingga Juli 2018. Luas itu lebih dari setengah teritorial Jamaika.

Dampak dari deforestasi amazon menurut berbagai penelitian penelitian menyebut  merupakan salah satu pemicu pemanasan global atau menyumbang 15% emisi gas rumah kaca. Persentase itu setara dengan dampak dari sektor transportasi.

Jika deforestasi terus terjadi di Amazon, bukan hanya penduduk setempat yang akan merasakan dampaknya, tetapi seluruh dunia.

KLIK INI:  Ekofeminisme, Tentang Relasi Gender dan Kehutanan