Hari Laut Sedunia 2024 Diwarnai Desakan Pencabut Regulasi Pertambangan Pasir Laut dan Tolak Ekonomi Biru

Klikhijau.com – Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) diperingati setiap tanggal 8 Juni. Tahun ini Hari Laut Sedunia mengangkat  tema Catalyzing Action for Our Ocean & Climate atau Mengkatalisasi A...

Hari Laut Sedunia 2024 Diwarnai Desakan Pencabut Regulasi Pertambangan Pasir Laut dan Tolak Ekonomi Biru
Bacakan Artikel

[irp]

Anehnya, tambah Bobi, dalam situasi krisis iklim pemerintah tidak melakukan apa-apa. yang terjadi, empat warga Pulau Pari mengambil inisiatif untuk menggugat Holcim, Perusahaan semen terbesar di dunia yang bermarkas di Swiss. Sampai saat ini, empat orang Pulau Pari tetap berjuang merebut keadilan iklim di pengadilan Zug, Swiss.

“Kami semakin aneh ketika pemerintah Indonesia tidak memberikan dukungan apapun terhadap upaya kami melawan Holcim. Saya ingin menyatakan bahwa Pemerintah seharusnya malu karena terus mempromosikan ekonomi biru, tetapi tidak mendukung perlawanan terhadap Perusahaan Holcim yang merupakan pencemar planet bumi,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Sufyan Tsauri, yang berasal dari Pulau Sangiang menjelaskan bahwa ia sebagai masyarakat yang hidup di pulau kecil tidak memahami apa itu ekonomi biru. Pada saat yang sama, ia bersama puluhan orang di Pulau Sangiang menghadapi ekspansi Perusahaan pariwisata yang mengancam ruang hidupnya, baik di darat maupun di laut.

“Artinya, apa yang dibicarakan oleh para pemangku kebijakan tidak sejalan dengan apa yang dihadapi oleh masyarakat di tingkat bawah,” katanya.

Ia mendesak pemerintah Indonesia hadir membela hak masyarakat pesisir di Pulau Sangiang yang terus terancam baik di darat dan terutama di laut. “Jumlah kami dulu tercatat sebanyak 220 keluarga, kini hanya tersisa 43 keluarga. Kami terus berkurang akibat ekspansi Industri pariwisata, sementara pemerintah terus mendorong pariwisata skala besar, yang akan menguasai darat dan laut,” tegasnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: