Hari Bumi, Kapitalisme dan Tragedi di Negeri Makmur

Klikhijau.com - Hari Bumi mungkin menjadi harapan tersendiri bagai sang bumi untuk melimpahkan segala keluh kesah atas apa yang telah terjadi padanya. Seorang senator Amerika Gay Nelson, mungkin ti...

Hari Bumi, Kapitalisme dan Tragedi di Negeri Makmur
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Hari Bumi mungkin menjadi harapan tersendiri bagai sang bumi untuk melimpahkan segala keluh kesah atas apa yang telah terjadi padanya.

Seorang senator Amerika Gay Nelson, mungkin tidak akan pernah bermimpi tentang apa yang telah digagas tentang perlunya kita semua peduli pada perkembangan bumi hari ini, 36 tahun yang lalu.

Tepatnya, 2 April 1970 dia mengajak ribuan orang untuk berkumpul meluangkan waktu untuk menggugat kesadaran masyarakat. Terkhusus negara pada bumi yang semestinya kita jaga kelestariannya.

Hari ini 22 April, khususnya komunitas peduli lingkungan dengan berbagai jargon dan โ€œbenderaโ€ masing- masing kembali melakukan refleksi hari bumi.

Berakhirnya perang dunia kedua dan masuknya masa perang dingin antara Kapitalisme dan Sosialisme Komunisme yang dipimpin oleh Uni Soviet kemudian diikuti oleh banyaknya Negara didunia ketiga.

Negara yang ramai- ramai memproklamasikan kemerdekaannya dipandang sangat berbahaya bagi Negara di Eropa barat dan Amerika.

Mereka dilanda ketakutan besar disebabkan sebagian besar Negara yang baru merdeka lebih tertarik untuk menggunakan paham Sosialisme untuk pembangunan negaranya.

[irp posts="4011" name="TORA dan PS untuk Rakyat Sejahtera dan Hutan Lestari"]

Hal ini diperparah oleh ancaman kebangkrutan atas tingginya biaya perang yang harus ditanggung oleh Eropa dan Amerika.

Atas dasar inilah Amerika kemudian melakukan konsolidasi bersama Negara- Negara Eropa barat untuk tetap mempertahankan dominasi.

Bagi mereka dominasi kapitalisme sulit dipertahankan lewat jalur penjajahan secara fisik. Untuk maksud tersebut dihasilkanlah keputusan untuk tetap mendominasi namun lewat jalur non- fisik.

Keyakinan mereka untuk menerapkan paham kapitalisme didunia ketiga sangatlah besar.

Dengan berlandaskan pengalaman atas apa yang telah mereka raih. Lahirlah kemudian konsep modernisasi sebagai solusi dominasi mereka.

Kalau modernisasi di negara barat berhasil menelorkan konsep demokrasi maka di negara berkembang termasuk Indonesia yang dihasilkan adalah dominasi penguasa atas semua sumber daya termasuk alam.

Konsep ekonomi kapitalisme dengan janji pemerataan kekayaan dan kesejahteraan ekonomi dengan cara tetesan rejeki. Ternyata yang justru terjadi adalah pemerataan kemiskinan bagi rakyat didunia ketiga termasuk Indonesia.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: