GreenFaith Indonesia dan GPIB Teken MoU, Dorong Gerakan Gereja Ramah Lingkungan

Klikhijau.com — Di tengah ancaman krisis iklim yang kian nyata, langkah kecil bisa menjadi awal perubahan besar. Itulah semangat yang mengemuka ketika GreenFaith Indonesia dan Gereja Protestan di Indo...

GreenFaith Indonesia dan GPIB Teken MoU, Dorong Gerakan Gereja Ramah Lingkungan
Bacakan Artikel

“Gereja tak bisa menutup mata. Kerusakan lingkungan adalah krisis moral. Melalui kerja sama ini, kami ingin memberi teladan bahwa menjaga bumi adalah bagian dari pelayanan kasih,” ujar Pdt. Manuel E. Raintung, Ketua II Majelis Sinode GPIB Bidang Gereja, Masyarakat, Agama-Agama, dan Lingkungan Hidup (GERMASA-LH), yang juga hadir dalam acara penandatanganan MoU tersebut.

Pdt. Manuel menambahkan, sinergi dengan GreenFaith sudah terjalin sejak lama melalui bidang GERMASA. Dalam waktu dekat, GPIB juga akan meluncurkan buku lingkungan. Bahkan, salah satu pendetanya, Meilani, kini tengah menempuh studi doktoral di bidang ekologi.

Pertemuan itu juga mengungkapkan komitmen GPIB untuk menjajaki kerja sama menuju target net zero emission, antara lain lewat audit energi, penurunan konsumsi energi, dan penggunaan panel surya.

Luwi Liliefna, Bendahara I Majelis Sinode GPIB, menyampaikan gagasan penyusunan buku panduan praktis bagi rumah ibadah untuk mengurangi emisi. “Mulai dari aktivitas rendah emisi, penanaman pohon, hingga perhitungan emisi yang seimbang,” katanya.

Hening, yang juga memimpin gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, menyambut baik rencana tersebut. Ia menjelaskan pengalaman serupa sudah digerakkan di masjid, sekolah, dan pesantren. “Kalau penyadaran dilakukan secara masif, perubahan nyata bisa diwujudkan,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: