Empat Memandang Rupa": Kolaborasi Empat Perupa Makassar dalam Satu Bingkai Filosofi Bugis-Makassar

Klikhjau.com- Atmosfer seni rupa Makassar kembali tercipta. Pameran Seni Rupa bertajuk ' Refleksi 50 Tahun Wajah Seni Rupa Makassar' yang akan digelar dalam rangkaian acara 16TH Rock In Celebes pada 1...

Empat Memandang Rupa": Kolaborasi Empat Perupa Makassar dalam Satu Bingkai Filosofi Bugis-Makassar
Bacakan Artikel
Wahdyuddin Yunus

Pendiri Jurnal Warung Kopi yang aktif sebagai pemerhati lingkungan sekaligus pegiat seni



  • Ahmad Anzul



Ahmad Anzul dengan karyanya, "Kampung Garam: Tiga Batu (Energi Balance)". Karya Ahmad Anzul mengajak kita merenungkan keseimbangan sosial melalui "Kampung Garam: Tiga Batu (Energi Balance)".

Karya ini mengangkat filosofi budaya Maritim Bugis-Makassar tentang hubungan sosial yang harmonis. Melalui konsep "Tiga Batu", Anzul menggambarkan pentingnya keseimbangan antara Pemerintah, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat dalam mencapai harmoni dan kemajuan bersama.

Kolaborasi 4 perupa Makassar lewat "Empat Memandang Rupa" adalah perayaan keberagaman ekspresi seni yang penuh refleksi dan kaya akan makna. Melalui karya-karya masing-masing 4 seniman perupa, kita diajak untuk merenungkan kembali impian, takdir, filosofi hidup, dan keseimbangan sosial. Setiap lukisan adalah jendela menuju jiwa seniman dan cermin bagi diri kita sendiri.

Untuk mengapresiasi 'Empat Memandang Rupa', jangan lewatkan kesempatan untuk melihat langsung. Karya "Empat Memandang Rupa" adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menghasilkan karya seni yang luar biasa dan menginspirasi.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2