Empat Memandang Rupa": Kolaborasi Empat Perupa Makassar dalam Satu Bingkai Filosofi Bugis-Makassar

Klikhjau.com- Atmosfer seni rupa Makassar kembali tercipta. Pameran Seni Rupa bertajuk ' Refleksi 50 Tahun Wajah Seni Rupa Makassar' yang akan digelar dalam rangkaian acara 16TH Rock In Celebes pada 1...

Empat Memandang Rupa": Kolaborasi Empat Perupa Makassar dalam Satu Bingkai Filosofi Bugis-Makassar
Bacakan Artikel

Untuk menelusuri lebih dalam setiap karya yang membentuk "Empat Memandang Rupa", berikut ini karakteristik 4 karya tersebut.



  • Alan Tola



Alan Tola mengangkat judul "The Blossoming Dreams". Alan Tola melalui karyanya mengajak kita menyelami kedalaman jiwa lewat "The Blossoming Dreams". Karya ini adalah metafora tentang harapan yang tumbuh subur di tengah kegelapan.

Alan Tola menggambarkan bahwa impian yang paling cemerlang lahir dari pengalaman pahit dan tantangan hidup. Lukisan ini adalah janji tentang potensi diri yang tak terbatas, sebuah cahaya yang menari lincah di antara rintangan.



  • Asman Djasmin



Asman Djasmin dengan karyanya, "Balonku ada Lima". Melalui "Balonku ada Lima", Asman Djasmin menyajikan refleksi tentang keberagaman nasib manusia. Lewat komposisi yang sederhana, namun kuat.

[irp]

Asman Djasmin menggambarkan bahwa setiap jiwa membawa cerita yang unik. Ada yang bersinar dalam kejayaan, sementara yang lain terperangkap dalam bayang-bayang ketidakberdayaan.

Karya ini mengajak kita untuk memahami bahwa kekayaan dan kemiskinan hanyalah dua sisi dari koin yang sama. Setiap pengalaman hidup adalah pelajaran berharga dalam perjalanan menuju kedewasaan.



  • Achmad Fauzi



Achmad Fauzi menghadirkan karya, "Alegori Sipakatau". Karya lukisan ini mengajak kita dalam perjalanan budaya melalui "Alegori Sipakatau".

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: