Ekowisata di Era New Normal dengan Protokol Covid-19

Klikhijau.com - Era new normal atau kenormalan baru akibat dampak covid-19, mamaksa kita melakukan adaptasi agar dapat terus eksis dalam mengarungi kehidupan. Hal ini harus terlihat melalui cara be...

Ekowisata di Era New Normal dengan Protokol Covid-19
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Era new normal atau kenormalan baru akibat dampak covid-19, mamaksa kita melakukan adaptasi agar dapat terus eksis dalam mengarungi kehidupan.

Hal ini harus terlihat melalui cara berpikir, perilaku dan cara kita berelasi dengan sesama mahluk hidup, baik manusia maupun organisme lainnya, serta terhadap lingkungan biofisik.

Harus disadari bahwa cara hidup di era new normal akan sangat berbeda dengan sebelumnya. Hal yang tidak biasa akan menjadi biasa. Hal yang tidak normal seperti mencuci tangan sampai bersih pada setiap kegiatan sudah akan menjadi kebiasaan.

Zanitiser akan selalu menghuni tas yang kita bawa kemana-mana, hidup selalu harus menjaga kebersihan, bersosialisasi dengan  menggunakan media sosial, transaksi dengan uang virtual sehingga penjual sayur dan ikan pun sudah harus menggunakan teknologi canggih.

Aktivitas harus seimbang, dalam pertemuan selalu menjaga jarak, pesta perkawinan bukan lagi menjadi kebutuhan utama, tidak ada lagi salam dan cipika-cipiki, asupan gizi sudah harus terjaga dan pengendalian penyakit sudah harus menjadi kebiasaan dalam hidup kita.

Semua cara hidup di atas, telah merubah gaya hidup kita yang akan lebih memperhatikan faktor lingkungan dimana secara ekologi kita sangat tergantung pada lingkungan yang berimbang, atau dengan kata lain memaksa hidup kita selaras dengan pelestarian atau konservasi lingkungan.

Semua  perubahan itu juga akan berdampak kepada bagaimana manusia memenuhi salah satu kebutuhan sekundernya  yakni berwisata di alam liar untuk mendapatkan kesegaran jasmani dan rohani serta pengalaman dan pengetahuan.

Ekowisata sebagai alat konservasi lingkungan

Ekowisata merupakan kegiatan perjalanan ketempat-tempat yang alami, baik alam maupun buatan, bersifat informatif dan partisipatif  yang bertujuan untuk  menjamin kelestarian alam dan sosial-budaya.

Karena tujuannya untuk menjamin kelestarian alam dan budaya, maka ekowisata juga didefinisikan sebagai perjalanan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Cara pelaksanaannya adalah berinteraksi langsung dengan alam untuk mengetahui habitat dan ekosistem yang ada dalam suatu lingkungan hidup tanpa melakukan pengrusakan sumberdaya alam, melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya, menyediakan lapangan kerja dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal guna meningkatkan taraf hidup mereka, dan menghormati serta melestarikan kebudayaan masyarakat lokal, dan secara psikologi dapat diterima dalam kehidupan sosial masyarakat.

Ekowisata tidak melakukan eksploitasi alam, tetapi hanya menggunakan jasa alam dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan, fisik, dan psikologis wisatawan dengan bantuan interpreter/pemandu terlatih.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2