Ekoriparian Berikan Bukti Nyata Pelaksanaan Pembangunan Hijau di Indonesia

Klikhijau.com – Meski pembangunan infrastruktur dan layanan penunjang khususnya di perkotaan terhitung sangat lengkap. Namun,  masyarakat tetap merindukan keberadaan ruang terbuka publik. Kerinduan...

Ekoriparian Berikan Bukti Nyata Pelaksanaan Pembangunan Hijau di Indonesia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Meski pembangunan infrastruktur dan layanan penunjang khususnya di perkotaan terhitung sangat lengkap. Namun,  masyarakat tetap merindukan keberadaan ruang terbuka publik.

Kerinduan akan adanya ruang terbuka publik, untuk memenuhi banyak kebutuhan, salah satunya adalah kebutuhan interaksi sosial.

Berawal dari urgensi dan kebutuhan ruang terbuka hijau serta ruang interaksi dan kegiatan untuk masyarakat inilah, Kelompok Tani Sadewa mengembangkan Ekoriparian Mega Regency yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kelompok Tani Sadewa merupakan kelompok masyarakat pengelola Mega Regency. Mereka memulai gerakan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat ini sejak 2018.

Inisiatif ini pun mendapat apresiasi yang tinggi dari Menteri LHK Siti Nurbaya. Menurutnya, gerakan yang dilakukan masyarakat Mega Regency bagian dari langkah dan bukti nyata pelaksanaan pembangunan hijau atau green development di Indonesia.

"Fasilitas ini juga menjadi bukti adanya ruang kolaborasi masyarakat untuk lingkungan. Saya harap tempat ini dapat menjadi sarana pendidikan, bahkan tempat wisata dengan konsep edukasi lingkungan bagi masyarakat di Kabupaten Bekasi khususnya," kata Menteri Siti saat melakukan kunjugan kerja ke Ekoriparian Mega Regency di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (13/05/2024).

Tentang program Ekoriparian

Program Ekoriparian sendiri merupakan program pengelolaan sempadan sungai dan badan air lainnya yang dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur hijau pengelolaan air limbah dan juga sebagai pusat pemberdayaan dan edukasi masyarakat.

Di lokasi ini, Menteri Siti juga bertemu dan berdiskusi langsung dengan warga. Dari diskusi tersebut, Menteri Siti mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Ekoriparian Mega Regency.

Sejak pembangunannya pada 2020, saat ini Ekoriparian Mega Regency memiliki fasilitas berupa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Wetland Biocord untuk mengolah Air Limbah Domestik dari warga perumahan sebanyak 600 Kepala Keluarga.

Selain itu, terdapat juga pujasera dan tempat pemancingan untuk melengkapi program pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat. Selanjutnya, dibangun juga fasilitas Food Waste Biodigester.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2