Eco Camp: Bakti Merdeka, Kolaborasi Jaga Mangrove di Luppung Bulukumba

Klikhijau.com - Rangkaian kegiatan Eco Camp bertajuk Bakti Merdeka Kolaborasi Jaga Mangrove, Jaga Kehidupan, yang digagas Klikhijau.com bekerjasama  dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan H...

Eco Camp: Bakti Merdeka, Kolaborasi Jaga Mangrove di Luppung Bulukumba
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Rangkaian kegiatan Eco Camp bertajuk Bakti Merdeka Kolaborasi Jaga Mangrove, Jaga Kehidupan, yang digagas Klikhijau.com bekerjasama  dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Jeneberang Saddang KLHK, berlangsung meriah di Kawasan Wisata Mangrove Luppung Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba. Sabtu, (13-14/8/2022).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Evaluasi mewakili Kepala BPDASHL Jeneberang Saddang, Abdul Azis. Dalam sambutannya, Abdul Azis menyampaikan terimakasih kepada masyarakat dan pegiat lingkungan yang menaruh perhatian terhadap lingkungan.

“Terima kasih juga pak desa telah turut memperhatikan lingkungan, yang tidak hanya konsen pada pesisir tapi juga memperhatikan penghijauan di daratan. Saya senang dan bangga berada di tengah-tengah Pemuda dan masyarakat pemerhati lingkungan. Alhamdulillah, sudah semakin banyak orang yang mengambil peran dan berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” ungkap Azis.

Dihadapan para tamu yang hadir, Abdul Azis menyampaikan pihaknya siap mendukung aktivitas penghijauan terutama dalam hal ketersediaan bibit untuk ditanam.

Ketua Panitia kegiatan, Arman Jaya, sebelumnya menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil peran besar masing-masing dalam berpartisipasi pada kegiatan Bakti Merdeka ini.

“Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan yang telah dirumuskan oleh tim Klikhijau.com. Ini merupakan metode sosialisasi dan kampanye pelestarian ekosistem mangrove untuk milenials dan komunitas pemuda. Diharapkan dapat memberi edukasi dan pengetahuan mendalam pada para komunitas dan milenials agar lebih memahami pentingnya pelestarian dan perlindungan ekosistem mangrove,” kata, Arman yang juga pemuda Desa Manyampa.

Tak hanya itu, lanjut Arman, kegiatan ini juga menjadi kesempatan kepada yang telah menyempatkan hadir dalam memperluas jangkauan kolaborasi dan partisipasi dari pemuda dan komunitas untuk aksi-aksi pelestarian dan pemulihan ekosistem mangrove.

“Memperkuat support system dalam masyarakat khususnya pemuda sehingga peran serta semakin luas, menyatukan visi dan pemahaman mengenai pentingnya ekosistem mangrove serta perumusan aksi-aksi kongkrit yang bisa dilaksanakan setiap pemuda dan komunitas,” jelas Arman menjelaskan tujuan kegiatan berdasarkan Term Of Reference.

Ragam kegiatan

Tujuan tersebut dikemas melalui berbagai kegiatan, diantaranya pemutaran film dan diskusi pelestarian ekosistem mangrove dengan Nonton Bareng (Nobar) video dokumenter Blue Forest, berjudul Mangrove Harapan dan Kehidupan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2