Dosen FKM UMI Temukan Jika Debu Berpotensi Tularkan Kusta

Klikhijau.com – Debu yang beterbangan terbawa angin lalu terhirup ke dalam tubuh bisa berakibat fatal bagi kesehatan. Sebab debu bisa saja mengandung bakteri, salaha satunya adalah bakteri Mycobact...

Dosen FKM UMI Temukan Jika Debu Berpotensi Tularkan Kusta
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Redaktur Klikhijau.com, aktif menulis buku, puisi dan menyukai kopi ditengah kesibukannya mengaktivasi taman baca masyarakat.

Klikhijau.com – Debu yang beterbangan terbawa angin lalu terhirup ke dalam tubuh bisa berakibat fatal bagi kesehatan.

Sebab debu bisa saja mengandung bakteri, salaha satunya adalah bakteri Mycobacterium leprae atau basillus hansen yang merupakan penyebab kusta.

Hal mengejutkan mengenai Mycobacterium leprae ditemukan Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Dr A Rizki Amelia.

Melalui penelitiannya yang berjudul Analisis transmisi mycobacterium lepra pada deteksi gen 16 S rRNA penderita kusta. Rizki menemukan bahwa penularan Mycobacterium leprae bisa melalui transmisi debu ketika seseorang berada di sekitar penderita kusta.

Itu artinya penularan penyakit kusta tak hanya disebabkan oleh sentuhan langsung dengan penderita. Namun, juga bisa disebabkan oleh transmisi debu.

[irp posts="2438" name="FPIK UMI Terapkan Teknologi Atraktor Cumi-cumi Ramah Lingkungan di Pangkep"]

“Misalnya ada orang yang ngobrol dengan penderita, maka bisa tertular melalui debu yang terbawa angin dan menempel ke tubuhnya dan bisa jadi akan tertular lagi pada orang lain ketika orang tersebut pergi ke tempat yang berbeda lagi,” ungkapnya.

Untuk menghindari hal tersebut, yang perlu dilakukan adalah  mandi dua kali sehari dan mengganti baju. Apalagi bila telah melakukan kontak dengan penderita kusta. Selain itu disarankan berjemur sebab cahaya matahari  dapat mematikan bakteri kusta.

Bersentuhan atau berkomunikasi dengan penderita kusta tidak menjadi masalah ketika seseorang langsung berjemur di bawah terik matahari karena bakteri akan mati disebabkan efek alergi terhadap terik matahari.

[irp posts="3280" name="Juliette dan Sarah Ungkap 4 Jenis Bumbu Masakan yang Bisa Panjangkan Usia"]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2