Di Tangan Rudi Ngowos, Popok Bekas Menjelma Jadi Benda Berharga

Klikhijau.com โ€“ Limbah popok sekali pakai (Pospak) memang menyebalkan bila terbuang sembarangan. Benda ini akan membengkak, membusuk dan sulit terurai dalam tanah. Faktanya, limbah popok bayi umumnya...

Di Tangan Rudi Ngowos, Popok Bekas Menjelma Jadi Benda Berharga
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Limbah popok sekali pakai (Pospak) memang menyebalkan bila terbuang sembarangan. Benda ini akan membengkak, membusuk dan sulit terurai dalam tanah. Faktanya, limbah popok bayi umumnya terbuang bebas ke selokan atau sungai dan menimbulkan pencemaran air.

Bermula dari keprihatinan melihat fenomena itu, Rudi Eko Prasetyo alias Rudi Ngowos (50) kemudian terpanggil untuk mendaur ulang limbah Pospak menjadi benda berharga.

โ€œSebagai pegiat lingkungan, saya itu memang banyak terlibat dalam aksi bersih sampah di sungai dan di jalanan. Di sana saya melihat betapa banyaknya sampah kain dan popok. Kenyataan itu membuat saya merasa sedih dan terpanggil untuk berbuat sesuatu agar lingkungan kita tidak tercemar,โ€ cerita Rudi Ngowos pada Klikhijau, Minggu 1 Maret 2020.

Rudi Ngowos adalah seorang pekerja swasta yang bermukim di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. Keterlibatannya secara swadaya pada lingkungan sudah digeluti sejak tahun 2007 dengan aktif terlibat dan sebagai pembina bank sampah Kartini Sejati di desanya. Rudi Ngowos juga adalah Ketua di Relawan Cinta Lingkungan, sebuah komunitas peduli lingkungan yang aktif daur ulang dan bersih sampah.

[irp]

Ide pengolahan popok bayi bekas

Ide daur ulang Pospak dilakukan Ngowos sejak tiga tahun lalu. Popok yang terbuang bebas di sungai dan di lahan tak bertuan membuatnya berpikir keras. Ngowos sudah melihat langsung, betapa limbah Pospak mencemari air sungai. Tidak hanya membuat ikan-ikan di sungai mandul dan berkelamin ganda, air sungai berubah keruh kehitaman bila tercemar limbah popok.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: