Demi Kesehatan dan Lingkungan, Terapkan Gaya Hidup Ini

Klikhijau.com – Kesehatan adalah harta yang tidak bisa dinilai harganya. Sehat itu mahal. Begitu yang dikatakan orang. Bukankah begitu? Akhir-akhir ini, kesehatan tubuh dan kelestarian lingkungan m...

Demi Kesehatan dan Lingkungan, Terapkan Gaya Hidup Ini
Bacakan Artikel

[irp]

# Jangan menyisakan makanan

Dikutip dari Kompas.com, Jakarta menghasilkan 7.500 ton sampah per harinya. Sebanyak 4.050 ton di antaranya adalah sampah makanan.

Sayur dan buah adalah makanan yang paling banyak terbuang, sekitar 30 persen. Produk daging sekitar 20 persen, produk susu 20 persen, dan sereal 20 persen.

Sampah organik seperti sisa makanan mengandung gas metan yang dapat merusak lingkungan dan mengubah iklim.

Cara untuk mengurangi angka food loss dan food waste ini adalah dengan berbelanja serta makan secara bijak. Mengurangi bahan makanan yang terbuang berarti berkontribusi dalam menekan pencemaran lingkungan.

# Membeli produk makanan ramah lingkungan

Dikutip dari Kompas.com, survei global Tetra Pak Index 2019 menyebut, 82 persen konsumen Indonesia setuju bahwa kerusakan lingkungan dapat tertangani jika mampu mengubah kebiasaan yang ada saat ini.

Lebih dari 80 persen konsumen juga setuju akan pentingnya gaya hidup sehat dan hidup dengan dampak yang minimal.

Karena itu, mengonsumsi makanan yang menggunakan kemasan ramah lingkungan sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat modern.

# Menjadi vegan

Menjadi vegan (tidak mengonsumsi segala jenis daging hewan dan produk-produk hewani) dianggap sebagai kepedulian terhadap lingkungan, hewan, dan kesehatan tubuh manusia.

Mengurangi konsumsi makanan berlemak terutama lemak jenuh dari daging, berpotensi mengurangi berbagai penyakit berbahaya. Misalya penyakit jantung, kanker, stroke, dan diabetes.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: