Ciptakan Rompi Anti Peluru dari Gebang, Armour Mike Harumkan SMAN 3 Denpasar

Klikhijau.com – Semua berawal saat  Ni Luh Putu Anjany Putri Suryaningsih atau yang lebih akrab disapa Anjany. Pada tahun 2018 lalu ia terlibat dalam kegiatan Jurnalisme Warga Award. Salah satu materi...

Ciptakan Rompi Anti Peluru dari Gebang, Armour Mike Harumkan SMAN 3 Denpasar
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Semua berawal saat  Ni Luh Putu Anjany Putri Suryaningsih atau yang lebih akrab disapa Anjany. Pada tahun 2018 lalu ia terlibat dalam kegiatan Jurnalisme Warga Award. Salah satu materi liputannya adalah tentang aktivitas warga Desa Dukuh, Karangasem. Di desa ini tanaman gebang cukup populer.

Saat pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) mengetahui materi liputan Anjany. Ia ditawari  ide untuk membuat rompi anti-peluru dengan bahan dasar serat gebang.

“Kata pembinanya selama ada serat selulosanya pasti bisa dijadikan rompi anti-peluru,” tutur Anjany.

Ide itu tidak serta merta diterima Anjany karena ia ingin fokus pada kegiatan jurnalistik yang sedang digeluti. Justru yang antusias menerima ide tersebut adalah Kadek Dwika Wahyudinata (Dwika). Bahkan Dwika kemudian memulai proses penelitian dan pembuatan rompi anti peluru di penghujung bulan November 2018.

Dalam perjalanannya, Anjany, dan Nyoman Maesha Brahmanda (Maesha), Ida Bagus Krtin Wittaka (Awin), Made Bagus Krisnha Wiranatha (Khrisna), dan  I Gusti Bagus Angga Surya Dharma  (Angshur) ikut bergabung. Mereka lalu membentuk kelompok yang dinamai Armour Mike.

Keenamnya adalah siswa kelas 2 IPA SMAN 3 Denpasar. Mereka berhasil membanggakan sekolah tempatnya menuntut ilmu. Hasil karya keenam siswa tersebut berhasil menyabet medali emas di ajang lomba penelitian Thailand Inventor Day (TID) di Thailand belum lama ini.

Hasil karya yang mengantar mereka mendapat medali emas tersebut adalah rompi. Rompi yang mereka hasilkan bukan sembarangan, tapi  yang bisa menahan peluru alias rompi anti peluru. Bahannya bukan baja atau besi, tapi  dari serat tanaman gebang atau sisal.

Langkah pertama yang mereka lakukan adalah melakukan dari riset di internet, sampai menyiapkan bahan-bahan. Dari data yang dikumpulkan serat gebang dapat digunakan sebagai pengganti keflar, salah satu bahan dasar rompi anti-peluru.

Selain serat gebang, materi lainnya adalah daun bambu kering. Untuk daun bambu kering, digunakan sebagai bahan ‘keramik’ yaitu lapisan keras yang dapat menahan peluru menembus tubuh.

“Gebang fungsinya untuk meredam putaran peluru sedangkan keramik tadi berfungsi untuk menahan peluru menembus tubuh,” terang Anjany. “

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2