Cerita Seorang Petambak, Menanam Caladium di Pinggir Empang, dapat Godaan Selangit!

Klikhijau.com – Menanam Caladium atau tanaman hias keladi di dalam pot, itu biasa dan memang jadi dambaan. Bagaimana bila tanaman hias keladi putih yang eksotik justru ditanam di alam bebas sehingga t...

Cerita Seorang Petambak, Menanam Caladium di Pinggir Empang, dapat Godaan Selangit!
Bacakan Artikel

“Sudah banyak yang mau ambil itu, tapi saya tidak mau. Ada yang pernah datang mau membelinya, tapi saya tetap tidak mau,” tegas Daeng Suang.

Ia mengaku menjaga tanaman itu, meski sejatinya tidak sepenuhnya tahu jenisnya apa dan harga jualnya di pasaran berapa. Daeng Suang hanya tahu bahwa itu adalah tanaman hias yang diminati banyak orang.

“Tidak bisakah itu kami bawa pulang?” Tanya Mas Eko lagi. Sembari tertawa kecil, Daeng Suang dengan tegas menolak tawaran iseng kami. Berkali-kali kami menggodah dan membujuknya, tetapi ia benar-benar kekeh, menolak.

Sebatas foto dengan keladi putih

Hingga akhirnya saat hujan redah, kami mohon izin mendekat ke tanaman itu. Kami melintasi area pinggir empan demi melihat bahkan menyentuh langsung Caladium itu. Waw, menakjubkan. “Ini cantik sekali!” kata Mas Yadi, kawan kami lainnya.

Sayangnya, keberadaan Caladium itu telah menyatu dengan rerumputan liar. Sepohon di sampingnya bahkan telah mati akibat terkena racun rumput. Untung tak mengenai keladi putih yang bergerombol dengan dedaun lebar nan segar ini.

[caption id="attachment_18557" align="alignnone" width="493"]caladium Bersama Mas Yadi swafoto di dekat Keladi Putih - Foto/Ist[/caption]

Menurut Daeng Suang, sang pemilik empang sama sekali tidak tahu dengan tanaman ini. Benar saja, saat kami bercerita dengan Pak Taju bahwa di empannya tersimpan mutiara putih berwujud tanaman, ia pun kaget.

“Saya benar-benar tidak tidak tahu itu!” kata Tajuddin Naro, terkejut. Kami meminta pada mereka, menjaga sang keladi putih agar suatu waktu kami dapat berkunjung lagi, mengambil anakannya.

Daeng Suang mengaminkan dan kami sudah cukup bahagia mendengarnya. Selebihnya, foto bersama di sekitar tanaman ini tak kalah menariknya. Kesannya seperti berjumpa Caladium tumbuh bebas.

Saat foto itu saya unggah di Facebook, ada banyak yang berkomentar, menanyakan di mana lokasi Caladium tumbuh liar dan bebas di bawah pulang. Ehm!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2