Bob Dylan, Nobel Sastra, dan Aroma Alam dalam Lagunya

Klikhijau.com โ€“ Nobel sastra yang diterima Bob Dylan tahun 2016 lalu mendapat beragam tanggapan. Ada yang menganggapnya layak, tidak sedikit pula yang menganggapnya tak pantas dinobatkan sebagai pener...

Bob Dylan, Nobel Sastra, dan Aroma Alam dalam Lagunya
Bacakan Artikel
[irp] Dari judulnya saja, telah kental dengan aroma alam, yakni hembusan angin. Lagu ini sungguh menyentuh bila direnungkan. Lagu ini mempertanyakan kemanusian kita, berapa jalan yang harus disusuri agar manusia layak disebut manusia. Manusia tak serta merta bisa menjadi manusia, ia harus menempuh berbagai jalan untuk mencari jati dirinya. Demikian pula denga burung putih, ia harus melewari banyak lautan agar bisa mencapai pantai. Pun gunung, pada akhirnya akan terhapus oleh lautan. Mungkin inilah yang akan disebut โ€œkiamatโ€ nantinya. Lagu ย Blowing In The Wind ย atau Berhembus bersama Angin adalah lagu yang dipenuhi dengan pertanyaan yang butuh jawaban untuk membuat kita menjadi manusiaโ€”manusia yang mencintai sesama dan alam ini. Karena lagu-lagu ini menjadikan alam sebagai bahan renungan. Menurut tempo.co lagu tersebut menjadi satu dari dua lagu yang mengantar Bob Dylan meraih Nobel sastra. Sedangkan pada lagu Membuatmu Merasakan Cintaku, Dylan banyak menggunakan diksi hujan dan bintang-bintang Dylan juga menggambarkan suasana hatinya dengan memakai kata badai, laut, dan gelombang. Diksi tersebut sangat identik dengan aroma alam. Simaklah kata ini Badai yang mengamuk di laut yang bergelombang. Diksi ini terasa sangat kuat mengguncang. Bisa dibayangkan bagaimana dahsyatnya suatu cobaan. Lautย  dengan gelombangnya saja bisa meruntuhkan ketegaran. Apalagi jika ditambah pula badai. Tentu cobaan akan semakin dahsyat dan beringas. ย Ini lirik lengkapnya: [irp]  

Membuatmu Merasakan Cintaku

Ketika hujan menerpa wajahmu Dan seluruh dunia memusuhimu Aku bisa menawarkan pelukan hangat Untuk membuatmu merasakan cintaku. Ketika bayangan malam dan bintang-bintang muncul Dan tidak ada seorang pun di sana untuk menghapus air mata mu

Aku bisa terus mendekapmu selama berjuta tahun Untuk membuatmu merasakan cintaku. Aku tau kamu belum membuat keputusan Namun aku tak pernah mengecewakanmu.

Aku sudah tau itu sejak saat kita bertemu Tidak ada keraguan dalam pikiranku di mana kamu berada Aku rela menahan lapar, aku rela kesakitan Aku rela merangkak di jalan raya Semua rela ku lakukan

Untuk membuatmu merasakan cintaku. Badai yang mengamuk di laut yang bergelombang Dan dijalan raya penyesalan

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: