Biofase, Ubah Biji Alpukat Jadi Peralatan Makan Bioplastik

Klikhijau.com - Tergerak untuk mencari bahan alternatif plastik yang ramah lingkungan, seorang insinyur biokimia Meksiko bernama Scott Munguia telah menemukan bahan untuk membuat bioplastik yang beras...

Biofase, Ubah Biji Alpukat Jadi Peralatan Makan Bioplastik
Bacakan Artikel

Munguia mendapatkan ide untuk membuat bioplastik ketika ia masih mahasiswa teknik kimia pada tahun 2012. Setelah melihat foto molekul jagung yang digunakan untuk membuat bioplastik.

Ia menyadari bahwa molekul biji alpukat mungkin menjadi alternatif lain yang bagus untuk industri bioplastik. Lalu pada tahun 2013, Munguia mulai mendirikan Biofase yang terletak di jantung industri alpukat Meksiko.

[irp posts="4775" name="Karya-Karya Kreatif Komunitas Limbah Pustaka yang Layak Ditiru Selama Puasa"]

Kelebihan kandungan alpukat

Dia menguji sifat-sifat bahan baku seperti mangga dan biji sapote mamey, buah krem โ€‹โ€‹dan manis yang berasal dari Meksiko. Setelah memutuskan alpukat sebagai bahan utama, Mungรญa menghabiskan 1,5 tahun mencari cara untuk mengekstrak senyawa molekuler dari biji alpukat.

Dari hasil ekstraksi kemudian didapat biopolimer, yang dapat dicetak menjadi berbagai produk. Peralatan makan dari biji alpukat ini dapat terurai. Hanya membutukan waktu 240 hari saja setelah pemakaian dan terpapar dengan unsur lain atau terkubur di dalam tanah.

Proses penguraian akan lebih cepat dibanding botol plastik yang membutuhkan waktu 450 tahun untuk terurai. Sedangkan, kantong plastik membutuhkan waktu 10 hingga 1.000 tahun untuk rusak.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: