Daur Ulang Plastik Hanya Mitos?

Daur ulang plastik yang berbelit, mahal, dan prosesnya yang lama dengan hasil yang sedikit, menjadikan agenda daur ulang plastik seperti mitos. Klikhijau.com โ€“ Ketika saya katakanlah membeli satu k...

Daur Ulang Plastik Hanya Mitos?
Bacakan Artikel

Daur ulang plastik yang berbelit, mahal, dan prosesnya yang lama dengan hasil yang sedikit, menjadikan agenda daur ulang plastik seperti mitos.

Klikhijau.com โ€“ Ketika saya katakanlah membeli satu kemasan air mineral Aqua, meminumnya, kemudian membuang plastiknya ke dalam sampah. Di titik itu saya mungkin berpikir masalah selesai dan melupakannya. Namun, tak sesederhana itu. Tak semudah itu sampah hilang.

Laporan mendalam dari The Guardian berjudul 'Plastic recycling is a myth': what really happens to yout rubbish? membuka mata saya bagaimana sampah plastik didaur ulang.

Mengambil studi kasus daur ulang sampah di Inggris, tulisan yang dipulikasikan pada Sabtu, 17 Agustus 2019 tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif bagaimana duar ulang plastik bekerja. (https://www.theguardian.com/environment/2019/aug/17/plastic-recycling-myth-what-really-happens-your-rubbish)

[irp posts="4828" name="Dukung Gerakan Indonesia Bersih, DWP KLHK Adakan Lomba Daur Ulang Sampah"]

Diceritakan, tingkat daur ulang di Inggris dalam beberapa tahun terakhir mengalami stagnasi. Inggris menghasilkan lebih banyak limbah daripada yang dapat diproses di rumah tangga.

Besarnya 230 juta ton per tahun atau setiap orang per hari menghasilkan 1,1 kg sampah. Bandingkan dengan Amerika Serikat yang setiap orang menghasilkan sampah 2 kg per hari.

Belajar daur ulang dari Inggris

Meski begitu, Inggris menjadi negara dengan daur ulang yang sukses. Sebanyak 45,7% dari semua limbah rumah tangga dinyatakan telah didaur ulang.

Walau angka itu hanya menunjukkan bahwa limbah itu dikirim untuk didaur ulang, tidak sampai pada tahap akhir daur ulang plastik. Di Amerika Serikat, angka tersebut lebih kecil sebesar 25,8%.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: