Berkenalan dengan Bunga Oxalis, Tanaman Cinta yang Mudah Dirawat

Klikhijau.com - Oxalis adalah genus terbesar dalam famili Oxalidaceae yang terdiri dari lebih 550 spesies asli di iklim tropis Amerika Selatan dan Asia Selatan. Sering disebut sebagai Wood Sorrels,...

Berkenalan dengan Bunga Oxalis, Tanaman Cinta yang Mudah Dirawat
Bacakan Artikel

Pemupukan secara teratur selama musim tanam dengan makanan nabati normal cukup membantu pertumbuhannya.

Oxalis di dalam ruangan

Walau membutuhkan sinar matahari yang memadai, oksalis dapat ditempatkan di dalam ruangan. Dengan catatan, tetap mendapat akses cahaya terang atau sesekali dipindahkan keluar untuk akses cahaya.

Semakin banyak cahaya yang dimiliki tanaman, semakin gelap pula dedaunannya, tetapi terlalu banyak sinar matahari dapat menyebabkan daunnya “memutih”.

[irp]

Mengontrol Oxalis

Ada hampir 800 jenis oxalis, tetapi kebanyakan tidak dianggap gulma invasif. Dua jenis yang paling umum adalah Creeping wood sorrel dan buttercup.

Karena tanaman ini menyebar di bawah tanah, pastikan bahwa kebun tempat Anda menanamnya memiliki semacam tepi yang dalam atau tepi parit agar tetap terkandung.

Perbanyakan

Tanaman ini dapat diperbanyak dengaan umbi. Berikut kiat memperbanyak oxalis:

  • Akar dikeluarkan dari pot dan dicuci dengan air hangat.

  • Umbi dipisahkan satu sama lain.

  • Celupkan mereka selama 15 menit dalam larutan stimulator pertumbuhan.

  • Kemudian tanam beberapa potong dalam pot kecil dan meletakkannya di tempat yang hangat.

  • Ketika kecambah muncul, pot ditata ulang di ambang jendela cahaya.


Kandungan asam oksalatnya

Dikutip Wikipedia, karakteristik anggota genus ini adalah bahwa mereka mengandung asam oksalat yang menyebabkan adanya rasa asam pada daunnya. Kalsium oksalat mentah berkisar antara 13 hingga 25 mg / g berat segar untuk kayu atau dibandingkan dengan 1,3 hingga 1,8 mg /g untuk bayam.

Dalam jumlah yang sangat besar, asam oksalat dapat dianggap sedikit toksik, mengganggu pencernaan dan fungsi ginjal. Namun, asam oksalat sebenarnya juga ada pada makanan yang sering dikonsumsi seperti bayam, brokoli, jeruk bali, dan lainnya.

[irp]

Sementara tanaman yang mengandung asam oksalat, seperti Oxalis, beracun bagi manusia dalam dosis tertentu. Institut Kesehatan Nasional AS mencatat bahwa asam oksalat terdapat dalam banyak bahan makanan yang ditemukan di supermarket dan toksisitasnya umumnya sedikit atau tidak ada konsekuensi bagi orang yang makan berbagai makanan.

Di makan di sejumlah negara

[caption id="attachment_16526" align="alignnone" width="220"]oxalis tuberosa Umbi oxalis tuberosa - Foto/Wikipedia[/caption]

Di beberapa negara, oxalis ternyata dikonsumsi manusia selama ribuan tahun. Dikutip Wikipedia, merujuk pada Buku Pegangan Dr. Weed James Edible Weeds, disebutkan bahwa penduduk asli Kiowa Amerika mengunyah kayu coklat untuk mengurangi dahaga dalam perjalanan jauh.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: