Benarkah Industri Hotel di Indonesia telah Ramah Lingkungan?

Klikhijau.com - Pernakah Anda menginap di suatu hotel, tetapi perasaan Anda tak karuan lantaran suasananya yang tak menyenangkan? Tidak jarang kita menjumpai ada hotel tanpa halaman cukup. Tanpa pepoh...

Benarkah Industri Hotel di Indonesia telah Ramah Lingkungan?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pernakah Anda menginap di suatu hotel, tetapi perasaan Anda tak karuan lantaran suasananya yang tak menyenangkan? Tidak jarang kita menjumpai ada hotel tanpa halaman cukup. Tanpa pepohonan bahkan tanpa tempat sampah yang memadai.

Memang, tidak banyak pengelola hotel yang memperhatikan aspek ekologis. Padahal, industri perhotelan termasuk yang berkontribusi terhadap masalah lingkungan. Hasil studi PBB menunjukkan industri hotel berkontribusi lebih dari 5 persen terhadap emisi gas CO2 secara global.

Bayangkan saja, rata-rata penggunaan air per tamu per malam sekitar 170-440 liter (pada hotel berbintang lima). Selain itu, limbah padat yang dihasilkan mencapai rata-rata 1 kilogram per tamu per malam.

Pada sisi organisasi, aktivitas seluruh departemen yang ada pada hotel juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, terutama housekeeping dan kitchen, antara lain pencemaran air, degradasi kualitas ekosistem, limbah packaging, pencemaran sanitari dan sebagainya.


KLIK INI: Dari Pantai Kupang, Menyelisik Indonesia Darurat Sampah


Menyadari hal tersebut, berkembanglah sebuah penerapan operasional hotel berwawasan ramah lingkungan yang disebut eco-friendly hotel.

Secara konsep, hotel ramah lingkungan mensinergikan operasionalnya dengan upaya-upaya pengurangan dampak lingkungan antara lain sistem penyusunan toilet, sistem efisiensi energi dan air, program daur ulang dan produknya, pemanfaatan sistem energi terbarukan, sistem pengairan, pemilihan green suppliersdan produk organik, manajemen limbah dan program pemberdayaan karyawan agar ikut menjaga lingkungan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: