Bahaya Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Jadi Berhentimaki’ Bakar Sampahta’!

Klikhijau.com – Bakar sampah seolah jadi solusi paling gampang untuk melenyapkan sampah. Cara ini banyak dilakukan orang-orang karena dianggap praktis menangani sampah khususnya yang dihasilkan dari r...

Bahaya Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Jadi Berhentimaki’ Bakar Sampahta’!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Bakar sampah seolah jadi solusi paling gampang untuk melenyapkan sampah. Cara ini banyak dilakukan orang-orang karena dianggap praktis menangani sampah khususnya yang dihasilkan dari rumah.

Tapi, tahukah Anda bahwa membakar sampah itu sebenarnya sangat berbahaya, tidak saja bagi kesehatan tetapi juga pada lingkungan. Asap dari hasil pembakaran sampah yang dihirup manusia akan menimbulkan penyakit dan memperburuk kualitas lingkungan.

“Jadi berhentimaki’ bakar sampahta’!”

Terlebih bila sampah yang dibakar tersebut telah bercampur dengan sampah plastik, gabus, kayu yang dicat atau jenis sampah berbahan plastik lainnya. Hal itu karena bahan-bahan tersebut akan melepaskan bahan kimia beracun ke udara yang menimbulkan pencemaran.

Polutan berbahaya

Udara yang tercemar tersebut akan dihirup oleh manusia dan hewan, tersimpan di tanah bahkan terpapar ke dedaun tanaman. Residu dari pembakaran tersebut pada gilirannya akan memasuki rantai makanan manusia melalui makanan dan juga hewan ternak.

Celakanya, asap hasil pembakaran sampah akan berjelaga jauh menyasar ke dalam rumah dan terhirup banyak orang. Asap tersebut akan berdampak pada cucian yang menggantung, mobil yang terparkir, bahkan menimbulkan korosi pada dinding rumah dan bangunan.

Bahan kimia berbahaya yang keluar tersebut terutama berasal dari benda-benda berbahan plastic, seperti dioksin. Zat dioksin merupakan zat berbahaya yang terbentuk ketika benda-benda yang mengandung klorin terbakar.

Bagian sampah plastik yang masih tertinggal selanjutnya akan menjadi rumah bagi berkembang biaknya ragam penyakit. Lalu bagaimana pula dengan kayu dan daun yang dibakar? Faktanya ini juga berbahaya sebab betapapun akan menghasilkan asap yang mengandung uap dan partikel (tetesan padat dan cair yang lalu tersuspensi ke udara).

Semuanya akan menimbulkan polusi udara. Bila terakumulasi, polutan tersebut akan menimbulkan iritasi pada mata dan hidung. Menimbulkan sesak napas, batuk hingga sakit kepala. Untuk diketahui, orang-orang dengan gejala penyakit jantung dan penyakit pernapasan akan sangat rentan terhadap polusi udara yang dihasilkan dari pembakaran sampah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2