Bahaya Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Jadi Berhentimaki’ Bakar Sampahta’!

Klikhijau.com – Bakar sampah seolah jadi solusi paling gampang untuk melenyapkan sampah. Cara ini banyak dilakukan orang-orang karena dianggap praktis menangani sampah khususnya yang dihasilkan dari r...

Bahaya Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Jadi Berhentimaki’ Bakar Sampahta’!
Bacakan Artikel

Bahkan pada kondisi terburuk, pembakaran sampah akan memicu infeksi paru-paru, pneumonia, bronkiolitis dan alergi akut.

“Ngeri bukan? Jadi berhentimaki’ bakar sampahta’!”

Pembakaran sampah akan menyebabkan masalah kesehatan jangka pangang. Ada beberapa bahan kimia yang terbakar saat bakar sampah seperti nitrogen oksida, arsenik, karbonmonoksida, formaldehida, furan, sulfur dioksida, bahan kimia organik yang mudah menguap (VOC) dan bahan organik polisiklik (POM) jelas sangat berisiko. Hal itu karena akan melepaskan logam berat di udara.

Bahan kimia lainnya yang merajalela di udara saat membakar plastik adalah benzo(a)pyrene (BAP) dan polyaromatic hydrocarbon (PAH), yang diketahui dapat memicu kanker.

Aktivitas pembakaran sampah akan membahayakan lansia, ibu hamil dan terutama yang memiliki Riwayat jantung dan paru-paru. Terlebih bila terpapar dalam jangka waktu atau intensitas tinggi.

Gangguan kesehatan yang dapat muncul sangat beragam beragam antara lain batuk, mata merah atau berair, hidung terasa perih seperti terbakar, ruam, mual, sakit kepala, serangan asma pada penderita asma.

Tak hanya itu saja, paparan dioksin ke udara akan memicu kanker, gangguan hati, gangguan pada ibu hamil, hingga penurunan kekebalan tubuh. Residu pembakaran juga dapat mengandung logam beracun seperti merkuri, timbal, dan arsen.

Sisa pembakaran dalam bentuk abu kemungkinan akan terkubur dalam tanah. Hal ini akan terserap oleh tanaman di sekitarnya dan saat dikonsumsi manusia akan menimbulkan risiko kesehatan.

Zat berbahaya hasil pembakaran sampah bahkan akan mengkontaminasi susu, daging, dan telur dari hewan yang terpapar. Makanan ini kemudian bisa memengaruhi kesehatan manusia, jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Gangguan kesehatan tersebut meliputi tekanan darah tinggi, gangguan kardiovaskular, kerusakan ginjal, dan kerusakan otak.

Sisa-sisa hasil pembakaran yang akan ditempati bermain anak-anak juga akan sangat berisiko.
mereka bisa saja menelan tanah yang beracun. Termasuk menginjak sisa-sisa pembakaran plastik yang dapat mencerai anak-anak.

Pembakaran sampah di sekitar rumah atau area perumahan juga tak jarang memicu terjadinya kebakaran di sekitarnya. Karena ada saja benda-benda yang dapat memicu kebakaran lebih meluas.

“Jadi, berhentimaki’ bakar sampahta’!”

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2