Asam Jawa, Manfaat, dan Kenangan Menggemaskan Tentangnya

Klikhijau.com – “Sedang ini dulu, mengupas asam jawa,” jelasmu memberi keterangan pada tiga foto yang kau kirim di kontak WhatsApp saya. Asam jawa akan tahan lama bila sudah dikeringkan, bisa berta...

Asam Jawa, Manfaat, dan Kenangan Menggemaskan Tentangnya
Bacakan Artikel

Hampir setiap saat saya menemukannya. Pohonnya  bisa mencapai tinggi  25 hingga 30 meter  dengan diameternya bisa mencapai lebih dari 2 meter itu memang mudah ditemukan.

Karena di sepanjang jalan menuju Makassar, pohon asam banyak tumbuh dipinggir jalan. Ia menjadi salah satu pohon pilihan sebagai peneduh dan pelindung jalan.

Dengan batang yang kokoh dan akarnya yang kuat menjadi salah satu alasan pilihan jatuh kepadanya. Ranting dan batangnya cukup tangguh menerima hantaman angin. Ia juga merupakan tipe pohon yang berumur sangat panjang.

Pohon dari family Fabaceae ini memiliki batang berwarna cokelat keabuabuan. Kayunya sangat kuat, keras, padat, dan berat dengan warna pucat keputihan yang banyak digunakan masyarakat sebagai bahan kontruksi bangunan kayu, semisal rumah.

Pohon ini juga memiliki daun yang mencapai  panjang 7,5-15 cm dan teratur, panjang tangkai daunnya dapat mencapai lebih dari 1,5 cm. Sehingga mampu menadah sinar matahari agar tak tembus kepada pengguna jalan.

Kenangan asam

Kenangan saya dengan asam jawa bukan pada pohon atau daunnya—yang menurut Anggi Faradiba, dkk, (2016) daunnya memiliki banyak kandungan zat yang sangat berguna untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Daunnya juga juga dapat menghambat aktivitas bakteri dalam tubuh. Getahnya memiliki khasiat   kholagogik, diuretik, dan laksatif. Daunnya dapat digunakan untuk mengatasi demam dan batuk

Tapi kenangan saya terletak pada buahnya. Pada September 2015 silam hingga April 2016, saya memiliki kenangan buruk tentang asam jawa.

Di akhir September  tahun 2015 itu. Di rumah Prof Abdul Gani Wahid di Jalan Usman Salengke, Gowa di mana saya tinggal dijadikan  sebagai “gudang asam” oleh keponakannya.

Entah asam itu darimana, jumlahnya tak sedikit—600 karung. Ketika pulang dari Malang, Jawa Timur dan masuk ke rumah. Saya terkejut mendapati tumpukan asam menumpuk di ruang tamu, tingginya mencapai 3 meteran. Hampir menyentuh platfon rumah.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: