7 Manfaat yang Mesti Ada untuk Keberhasilan Eco-Building

Klikhijau.com – Bangunan ramah lingkungan (eco-building) bukanlah isu yang baru. Telah ada sejak tahun 1960-an. Semakin ke sini, gerakan ini semakin gencar disuarakan. Apalagi dianggap sebagai sala...

7 Manfaat yang Mesti Ada untuk Keberhasilan Eco-Building
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Bangunan ramah lingkungan (eco-building) bukanlah isu yang baru. Telah ada sejak tahun 1960-an.

Semakin ke sini, gerakan ini semakin gencar disuarakan. Apalagi dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengatasi perubahan iklim.

Eco-building saat ini telah menjadi semacam gerakan. Banyak inovasi yang telah dilakukan dalam mengurangi dampak konstruksi terhadap lingkungan. Inovasi-inovasi tersebut sedikit banyaknya telah membawa perubahan besar.

Sayangnya, meskipun telah mengalami kemajuan. Nyatanya industri konstruksi masih merupakan penghasil gas rumah kaca (GRK) yang terkenal buruk.

Pemanasan global telah jadi isu yang mencemaskan saat ini, namun tentu  bisa diatasi. Meski suhu permukaan bumi terus meningkat setiap dekadenya. Membuat berbagai upaya terlihat tidak menghasilkan apa-apa. Perubahan iklim terus saja melaju.

Salah satu upaya yang bisa diterapkan adalah eco-building. Namun, jika ingin berhasil, setidaknya ada tujuh manfaat yang mesti ada sebagaimana dilansir dari mindseteco, yakni:



  • Konservasi sumber daya



Eco-builder atau para pembangun ramah lingkungan akan lebih memilih bahan-bahan yang terbarukan dan didaur ulang dibandingkan sumber daya yang terbatas.

Karena itu, hubungan antara pendukung konstruksi berkelanjutan dan bisnis sirkular bersifat simbiosis.



  • Pengurangan limbah



Limbah ada di mana-mana. Termasuk pada industri konstruksi. Bidang ini merupakan penyumbang limbah padat yang signifikan.

Olehnya, untuk mengembangkan dan menerapkan Pembangunan ramah lingkungan, maka perlu  memulihkan dan menggunakan kembali sampah-sampah yang dapat diselamatkan dan mendukung solusi-solusi yang dapat terbiodegradasi untuk membantu melestarikan ruang TPA yang terbatas.



  • Penghapusan polusi



Polusi jadi salah satu masalah global yang masih sulit diatasi. Hampir semua bidang menyumbag polusi. termasuk praktik konstruksi. Namun, kontruksi berkelanjutan menghindari bahan bakar fosil. Mengonsumsi 100% energi bersih tidak mungkin dilakukan ketika minyak, gas alam, dan batu bara

Hal yang dilakukan adalah melakukan pengembang yang berwawasan lingkungan menggunakan peralatan dan mesin yang dialiri listrik agar tidak mengeluarkan gas perubahan iklim dan polutan udara berbahaya lainnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2