7 Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Perawatan Bunga Adenium

Klikhijau.com – Adenium, merupakan tanaman hias dengan penampilan sederhana. Di balik kesederhanaannya, adenium sejatinya amat istimewa. “Bila diperhatikan seksama dan lebih mendalam, adenium itu m...

7 Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Perawatan Bunga Adenium
Bacakan Artikel

[irp]



  • Jangan beri pupuk kimia



Nah, ini yang unik pada adenium Sahabat Hijau. Jadi, tanaman ini tidak menyukai diberi pupuk kimia, khususnya pada tanaman di bawah umur satu bulan. Akibatnya bisa fatal bila diberi pupuk kimia yakni tanaman bisa terbakar, daun menguncup, kering bahkan mati.


  • Jangan beri pupuk berlebihan



Selain tak cocok diberi pupuk kimia, pemberian pupuk kimia berlebihan juga tak disarankan. Hal ini bisa memicu kematian tanaman. Adapun ciri adenium yang kelebihan pupuk kimia antara lain daun mengeriput, kering kemudian rontok.

Efek kerusakan ini tampaknya bisa berlangsung demikian cepat sekira 2 – 3 hari usai pemberian pupuk. Bila telanjur memberi pupuk, segera proteksi dengan cara menyiram air sebanyak mungkin agar pupuk kimia yang ada pada media tanam dapat terlerai.



  • Perhatikan teknik pemberian pupuk cair



Pemberian pupuk cair pada adenium benar-benar perlu hati-hati. Ada baiknya tidak menyiramkan pupuk cair ketika tanaman sedang kehausan atau kepanasan. Situasi seperti ini akan menyebabkan daun atau batang tanaman terbakar.

[irp]



  • Jangan biarkan kekurangan nutrisi



Meski tidak cocok dengan pupuk kimia, pastikan pemberian nutrisi pada adenium juga diperhatikan. Memilih nutrisi organik cukup pas untuk tanaman ini.

Adapun gejala tanaman yang kekurangan nutrisi antara lain: kekurangan unsur boron (B) ditandai dengan pucuk daun mengerut dan kering, bunga kecil , pucat serta bentuknya tidak sempurna.

Kekurangan unsur tembaga (Cu) menyebabkan pucuk daun tidak membuka, serta bunga kecil, pucat dan bentuk tidak sempurna.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: