7 Fakta Menarik WCD 2020 yang Digelar Klikhijau dan Warga Batua Raya III Lorong 4 Makassar

Klikhijau.com – Pelaksanaan aksi World Cleanup Day (WCD) 2020 yang digelar Klikhijau dan warga batua Raya 3 Lorong 4, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar memang sedikit berbeda dengan a...

7 Fakta Menarik WCD 2020 yang Digelar Klikhijau dan Warga Batua Raya III Lorong 4 Makassar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Pelaksanaan aksi World Cleanup Day (WCD) 2020 yang digelar Klikhijau dan warga batua Raya 3 Lorong 4, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar memang sedikit berbeda dengan aksi lainnya.

Selain karena dipusatkan di lorong kecil padat penduduk, aksi WCD tahun ini melibatkan relawan yang notabene merupakan warga lorong. Berikut 7 fakta menarik di balik WCD 2020 yang menginspirasi:



  • Digelar secara kolosal



[caption id="attachment_17628" align="alignnone" width="413"]WCD 2020 Pemuda lorong 4, Batua Raya III, sedang mewarnai dedaun pohon yang digambar di tembok lorong - Foto/ KH[/caption]

Berbeda dengan aksi WCD di tempat lain atau yang digelar komunitas lainnya di sejumlah daerah, WCD 2020 yang digelar Klikhijau dan warga lorong 4 berlangsung secara kolosal selama sembilan hari.

Aksi bersih dan penataan lorong dilakukan sejak 10 September 2020. Aksi bersih dilakukan bersamaan dengan dekorasi tembok lorong setiap sore hingga dini hari setiap harinya. Tembok lorong yang lumayan panjang cukup menyita waktu lama untuk penyelesaiannya.

Walau begitu, kebersamaan warga khususnya pemuda dan ibu-ibu rumah tangga membuat segala aktivitas WCD di Lorong 4 terasa begitu menyenangkan. “Ada kebersamaan luar biasa antar warga. Keren banget!” kata Wahyuni, seorang warga Lorong 4.



  • Menjelma jadi lorong Selfie



[caption id="attachment_17629" align="alignnone" width="448"]WCD lorong Lorong bisa jadi ajang selfie - Foto/KH[/caption]

Hampir semua sisi tembok lorong dipercantik dengan cat baru yang warna-warni.  Lorong 4 kini menjelma jadi lorong selfie. Terlebih pilihan warnanya juga cukup terang dan menyenangkan. Jadi, wajar saja bila warga sekitar dan para pengendara yang melintas, tertarik untuk berswafoto berlatar tembok lorong.



  • Melibatkan ibu-ibu rumah tangga



[caption id="attachment_17630" align="alignnone" width="448"]ibu mengecat Ibu-ibu lorong 4 yang ikut serta mengecat tembok lorong - Foto/KH[/caption]

Hal menarik selama sepuluh hari gotong royong mempercantik lorong adalah keterlibatan ibu-ibu rumah tangga. Ada sebagian di antara mereka yang bahkan ikut serta mengecat lorong juga aktif membersihkan jalan umum. Mereka juga sangat sigap menyiapkan ragam menu makanan baik di sore, malam bahkan dini hari untuk warga yang bekerja.


[caption id="attachment_17632" align="alignnone" width="448"]foto wcd di tembok Teks pesan lingkungan di tembok lorong 4[/caption]

Selain warna-warni yang cerah-ceria, ada pula tulisan-tulisan di tembok lorong yang isinya adalah pesan-pesan lingkungan. Misalnya  tulisan yang berisi pesan anjuran tidak buang sampah sembarangan, anjuran tidak bakar sampah hingga anjuran selalu peduli pada tetangga.

Selain itu, hampir semua motif gambar yang dipilih bertemakan lingkungan, seperti gambar pepohonan, tanaman Monstera, ilustrasi tentang bumi dan lainnya.



  • Solidaritas dan antusias warga yang tinggi



[caption id="attachment_17636" align="alignnone" width="448"]Foto warga Antusias warga Lorong 4 di momen WCD 2020[/caption]

Selama proses penataan lorong dari tanggal 10 September hingga 19 September 2020, antusias warga memang sangat tinggi. Semua warga tanpa terkecuali ikut serta dalam semua kegiatan pembersihan lingkungan, terutama di puncak acara 19 September 2019.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2