6 Jenis Kain Ramah Lingkungan untuk Fesyen Berkelanjutan

Klikhijau.com -  Kain atau pakaian yang kita gunakan seringkali tak memerhatikan apakah telah menenuhi standar ramah lingkungan atau tidak. Tak jarang kita justru terjebak pada brand, gaya atau hargan...

6 Jenis Kain Ramah Lingkungan untuk Fesyen Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com -  Kain atau pakaian yang kita gunakan seringkali tak memerhatikan apakah telah menenuhi standar ramah lingkungan atau tidak. Tak jarang kita justru terjebak pada brand, gaya atau harganya yang murah.

Padahal, sejumlah produk pakaian yang kita pakai berasal dari kain yang proses produksinya berdampak pada kerusakan atau pencemaran lingkungan.

Ambil contoh saja, bahan kain dari akrilik, nilon dan poliester mengandung serat microfiber yang akan terlepas saat dicuci. Lalu, bahan-bahan berbahaya ini akan mencemari kanal atau lautan.

Belum lagi kandungan pewarna kimia dalam pakaian yang sudah jelas capat mencemari lingkungan. Karenanya, sangat penting untuk mempertimbangkan aspek lingkungan dalam memilih jenis kain ke depannya.

Kita harus menjadi bagian yang peduli pada keberlanjutan, termasuk dari jenis kain yang dipakai sehari-hari. Lalu, jenis kain apa saja yang masuk kategori ramah lingkungan? Berikut 7 diantaranya:

[irp]

1. Katun Organik

Katun organik diproses dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Inilah yang membedakannya dengan katun konvensional yang cenderung memakai pestisida dan bahan-bahan kimia dalam pembuatannya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: