2 Hal Unik di Sepanjang Jalan Cagar Alam Karaenta, Maros

Klikhijau.com – “Nanti saya mampir sepulang dari Mallawa,” Pesan ini saya kirim ke Taufik Ismail. Sebelum motor memasuk jalan yang membelah Cagar Alam Karaenta, Maros. Pesan itu disertai dengan fot...

2 Hal Unik di Sepanjang Jalan Cagar Alam Karaenta, Maros
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – “Nanti saya mampir sepulang dari Mallawa,” Pesan ini saya kirim ke Taufik Ismail. Sebelum motor memasuk jalan yang membelah Cagar Alam Karaenta, Maros.

Pesan itu disertai dengan foto gerbang Kawasan Wisata Alam Pattunuang. Di mana Taufik bertugas. Sudah lama saya ingin mengunjungi tempat itu untuk kedua kalinya, namun selalu saja gagal.

Setelah mengirim pesan, saya melanjutkan perjalanan. Melajukan motor Beat berwarna hijau putih—yang selalu setia menemani (hmmm).

Pemandangan kiri kanan jalan raya yang membelah Cagar Alam Karaenta, yang telah beralih fungsi menjadi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) itu selalu menarik perhatian.

Keindahannya memesona dengan pohon-pohon yang menghiasi pinggir jalan. Ditambah batu-batu besar yang menjadi dindingnya.

[irp]

Semakin lama dan dalam perjalanan, pemandangan unik—kalau tak ingin disebut miris mulai mengganggu pemandangan.

Di kiri kanan jalan, sampah banyak berhamburan. Di beberapa tempat bahkan bertumpuk. Ada yang khas dari sampah yang bertumpukan itu, sampah-sampah tersebut dikemas dalam karung.

Ketika karungnya koyak, sampahnya akan berhamburan. Sebagian lagi memang dibuang bersama dengan plastik kresek yang membalut berbagai jenis sampah di dalamnya.

Tak mudah diurai

Pemandangan itu terasa unik dan ganjil, karena di jalan yang dirimbuni pepohonan itu tak ada satu rumah pun yang menghuninya.

Meski tak ada rumah, tumpukan sampah mudah ditemukan di mana-mana. Entah siapa yang membuangnya? Apa pengguna jalan yang sengaja mengemas sampahnya lalu membuangnya di kawasan yang termasuk sangat penting itu?.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2