Unik dan Menggemaskan, Ini 10 Fakta Katak Kaca yang Mengejutkkan

oleh -24 kali dilihat
Katak kaca
katak kaca-foto/Cnnindonesia

Klikhijau.com – Katak kaca, dinamai demikian karena organ bagian dalamnya bisa terlihat jelas. Ia memiliki kulit yang tembus pandang.

Jenis katak  atau glass frog, meski menyandang nama kaca, bukan berarti katak yang menyandang nama ilmiah Hyalinobatrachium pellucidum mudah retak seperti kaca

Kulitnya yang serupa kaca bening itulah memungkinkan siapa saja bisa  melihat organ dalam hewan dari ordo Anura pada bagian bawahnya, bahkan bisa dilihat jantungnya yang berdetak

Hewan dari kelas Amphibia ini memiliki spesies yang cukup banyak, yakni  lebih dari 150 spesies. Tersebar di seluruh dunia.

KLIK INI:  Aktor Illegal Logging di Nunukan Tertangkap, Ribuan Kayu Disita

Belum lama ini, para ilmuwan memahami banyak karakteristik dan kebiasaan hewan dari  famili Centrolenidae

Berikut ini  10 fakta katak kaca yang jarang terungkap, yang  bisa membantu sahabat hijau untuk lebih mengenal amfibi yang unik ini:

  •  Andal berkamuflase

Para ilmuwan menemukan bukti bahwa tembus cahaya katak membantu mereka berbaur dengan lingkungan mereka dan menghindari terlihat oleh pemangsa.

Kemampuan mereka membaur itu, cenderung tidak terlihat dari predator sehingga memungkinkan untuk bertahan hidup lebih lama daripada katak buram.

  • Hanya bagian bawahnya yang tembus

Katak kaca adalah salah satu contoh terbaik dari transparansi hewan di alam. Kulit di punggung mereka biasanya berwarna hijau limau cerah, sementara tulang, usus, jantung, dan organ lainnya terlihat melalui perut mereka. Faktanya, sebagian besar spesies katak kaca sangat mirip dengan jenis katak pohon lainnya jika diamati dari atas.

KLIK INI:  Saatnya Utamakan Peran Vegetasi untuk Cegah Longsor
  • Nokturnal

Saat malam mulai tiba, katak kaca akan menjelajah ke hutan untuk kawin dan berburu makanan. Memang sebagian besar spesies katak kaca aktif di malam hari.

Pada siang hari mereka bersembunyi atau tidur di bawah daun dan cabang pohon di dekat sungai dan menjadi lebih aktif di malam hari.

  • Jantan menjagai telur dari predator

Katak kaca jantan sangat teritorial dan memilih untuk menjaga telur mereka sepanjang waktu sampai mereka menjadi berudu. Mereka sering menemukan diri mereka melawan predator seperti tawon karnivora untuk memastikan telur mereka mencapai tahap kedewasaan berikutnya tanpa terluka.

Perawatan orang tua jarang terjadi pada katak lain, karena hanya sekitar 10% hingga 20% spesies yang masih ada yang merawat anak setelah mereka lahir.

KLIK INI:  2 Orang Asal Tiongkok Ditangkap di Medan karena Sisik Trenggiling
  • Hanya ditemukan di Amerika Selatan dan Tengah

Spesies katak kaca hanya hidup di hutan hujan pegunungan yang lembab dan hutan tropis dataran rendah hingga menengah di Amerika Selatan dan Tengah, termasuk Meksiko, Belize, Kosta Rika, Panama, Kolombia, Guatemala, dan Honduras.

Menghabiskan waktunya di pohon

Katak kaca adalah arboreal, yang berarti mereka hidup terutama di pohon dan hanya turun ke tanah selama musim kawin. Mereka paling sering ditemukan di dekat sungai dan sungai.

  •  Bisa melompat jarak jauh

Saat berhadapan dengan pemangsa, katak kaca akan menggunakan keterampilan memanjatnya untuk bergerak lebih jauh ke dalam pohon yang rimbun untuk menghindari bahaya. Jika itu tidak berhasil, katak kaca akan melompat lebih dari 10 kaki dalam satu lompatan.

KLIK INI:  Ini 2 Poin Penting Deklarasi G20 Bali di Sektor Energi
  • Terancam deforestasi

Keunikan katak ini tidak membuatnya bisa selamat dari ancaman. Mereka memiliki banyak pemangsa, mulai dari tawon raksasa hingga ular.

Namun,  ancaman yang membawa risiko paling signifikan terhadap keberadaannya  adalah hilangnya habitat mereka akibat penggundulan hutan.

Wilayah Amerika Tengah dan Selatan di mana katak kaca hidup terus berkurang karena hutan hujan ditebang untuk memberi ruang bagi pembangunan manusia dan pertanian. Pada tahun 2021, misalnya, Meksiko kehilangan 186 ribu hektar hutan alam

  •  Bertelur di bagian bawah daun

Alih-alih bertelur di air seperti kebanyakan jenis katak, katak kaca bertelur di bagian bawah daun yang menjorok ke sungai. Setelah telur menetas, kecebong jatuh dari daun ke air di bawah, di mana mereka berkembang menjadi katak.

  • Hewan karnivora

Mengingat kurangnya gigi dan lidah mereka yang pendek, pasti akan mengejutkan jika mengetahui bahwa katak kaca memang karnivora. Makanan mereka terdiri dari serangga kecil seperti semut, laba-laba kecil, lalat, dan jangkrik, bahkan  mereka bahkan akan memangsa katak lain yang lebih kecil ketika ada kesempatan.

KLIK INI:  Gunung Rinjani Dibuka Lagi Awal April 2019, Pendaki Wajib Mematuhi Ketentuan Baru Ini!
Klasifikasi ilmiah
  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Amphibia
  • Ordo: Anura
  • Famili: Centrolenidae
  • Genus: Hyalinobatrachium
  • Spesies: Hyalinobatrachium pellucidum
KLIK INI:  Menanti Hasil Kolaborasi KLHK dan Gojek Atasi Sampah Plastik