Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Sastra Hijau

Udara Bersih yang Dijanjikan Ibu

Anak Kecil dalam Tubuh   pada jendela rumah yang lupa kau tutup semalam angin datang curi semua mimpimu membawanya pergi menuju kabut tipis di selatan. pada anak kecil dalam tubuhmu. per...

Oleh Idris Makkatutu 10 Sep 2023 02:17 3 menit baca

Anak Kecil dalam Tubuh

  pada jendela rumah yang lupa kau tutup semalam angin datang curi semua mimpimu membawanya pergi menuju kabut tipis di selatan. pada anak kecil dalam tubuhmu. permainan tradisional meronta ringkih datang peluki semua ingin. udara kini tak lagi ditembusi pandang polusi menebal, setebal utang negara yang masuk ke kantong pejabat anak kecil dalam tubuhmu batuk-batuk. sesak napas. udara kini menawarkan kematian bukan lagi kehidupan seperti lalu-lalu jendela rumahmu masih tetap terbuka membawa polusi ke dalamnya ke semua ruang ke detak jantungmu yang kian melemah anak-anak kecil dalam tubuhmu berhenti berlari berhenti bertanya berhenti bernapas 2023 [irp]

Udara Bersih yang Dijanjikan Ibu

  ibu sedang ke kebun. ia membawa dua ember tutup. ketika kutanya untuk apa ember itu ibu hanya menatap mata ayah aku ikut menatap ayah ayah diam saja melangkah keluar rumah memasang sepatu bots hitamnya dibetulkannya letak parang di pinggangnya ibu menyusul ayah ia menenteng dua ember tutup ketika kutanya untuk apa ember itu? ayah berdiri menatap mataku untuk memanen udara bersih, jawabnya aku lihat mata ayah memerah dan kudengar ibu batuk-batuk kabut turun, saat terik matahari menerkam-nerkam itu polusi udara, kata ibu masuk dan tutup pintu tunggu ibu dan ayah membawa udara bersih dari kebun keduanya melangkah pergi. tertelah polusi aku menunggu di jendela ibu dan ayah tak pernah pulang udara bersih yang dijanjikan tak pernah tiba 2023 [irp]

Flare

  harusnya pesta pernikahan itu digelar di pertengahan bulan saat hujan kehilangan alamat untuk berkunjung kebahagian harus tersiar. moment mesti abadi kuajak kau ke bukit itu, di ujung kampung abadikan bahagia yang akan basah di ingatan saat hari tua kelak menelan kubawa flare, akan kenyalakan di atas kepalamu biar jerawatmu samar. dan kau jadi cantik mawar flare itu menghangus, hangus pula mimpi kita bukit di ujung kampung membakar pula pelaminan dan malam pertama kita mendekam di jeruji gagal berpesta di pelaminan di luar, kita berubah jadi kutukan yang dikutuk di penjara, gerah merampas tidur api menjilati kita 2023 [irp]

Panen Lebih Awal

  kemarin, saluran air mengeruh apa saja dibawanya bulu ayam potongan bambu anak kucing satu-satunya yang tak dibawa, hanyalah rasa bersalah di ujung saluran dua orang petani bermandi keringat dihalaunya sampah-sampah dari selokan memanen padinya lebih awal 2023 [irp]

Asap Ditelan Hujan

  bau asap tetiba lenyap. napasku berubah air dalam pipa. kupertajam dengar deru hujan meraung di atap rumah bahagia aku kuhirup napas dan aroma hujan sepuas-puasnya aku ingin lari ke halaman rumah bermain hujan sepenuh-penuhnya kuraba gawai, waktu masih larut malam ingin kelanjut tidur tiada lena. pagi hari, asap kebakaran hutan menghilang dada lapang, api mungkin padam hujan masih menderas aku ke halaman, ingin menadah hujan untuk cuci muka urung, halaman rumah di kepung banjir 2023 [irp]
Topik terkait
#puisi lingkungan #puisi alam #udara bersih #puisi ekologi #kebuh