Tumbuh Liar dan Eksotis, Ralle' Jadi Tinta Andalan Para Leluhur

Klikhijau.com –  Dari jauh tatapan saya telah mengarah ke tumbuhan liar itu. Warnanya ungu, tumbuh liar begitu saja. Ketika dekat, ternyata coraknya berpadu antara merah muda dengan ungu kehitaman,...

Tumbuh Liar dan Eksotis, Ralle' Jadi Tinta Andalan Para Leluhur
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Dari jauh tatapan saya telah mengarah ke tumbuhan liar itu. Warnanya ungu, tumbuh liar begitu saja.

Ketika dekat, ternyata coraknya berpadu antara merah muda dengan ungu kehitaman, warna itu menyita perhatian saya.

“Ini apa namanya?” tanya saya kepada Ibu

“Itu Ralle, dulu orang biasa menjadikannya tinta,” jawab Ibu santai.

[irp]

Sontak saja saya kaget ketika Ibu mengatakannya demikian. Pikiran saya melayang jauh. Memikirkan banyak hal tentang ralle itu—yang entah apa bahasa Indonesianya.

Ralle’ memiliki corak daun yang eksotik, jika daunnya telah menua akan terlihat ungu kehitaman, namun jika masih muda akan menampakkan dua warna dominan

Warna pertama terlihat ungu kehitaman dan warna terlihat merah mudah. Warna kedua ini mengikuti urat pada daunnya. Sedangkan batangnya terlihat dominan merah muda.

Tumbuhan liar ini tumbuh di area yang berair, semisal pinggir sungai atau rawa-rawa. Tumbuh dengan cara merambat,  menyukai rawa yang berbatu.

“Saya dulu biasa memeras daunnya untuk dijadikan tinta,” kata saudara Ibu, Abdul Rahman.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: