Tertarik Menanam Kunyit dalam Pot? Begini Caranya!

Klikhijau.com โ€“ Tertarik menanam kunyit di dalam pot? Ini tentu mengesankan bagi Anda yang tinggal di rumah yang halamannya terbatas. Kunyit merupakan tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan sebagai bah...

Tertarik Menanam Kunyit dalam Pot? Begini Caranya!
Bacakan Artikel

[irp]

Langkah pertama: Pembibitan

Langkah pertama yang harus disiapkan adalah pembibitan. Pilihlah rimpang kunyit yang benar-benar sudah tua agar lebih cepat mengeluarkan tunas. Usia kunyit yang layak sebagai bibit, setidaknya sekira 8 bulan.

Jumlah rimpang yang disiapkan tentu disesuaikan dengan jumlah pot atau poliybag yang akan Anda gunakan. Setiap pot atau polybag nantinya akan diisi masing-masing satu rimpang saja. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam fase pembibitan:


  • Pastikan bibitnya tidak terserang penyakit atau ada bagian yang rusak atau busuk.

  • Letakkan rimpang di atas tanah yang lembab.

  • Pastikan rimpang dalam pot atau polybag terkena paparan sinar matahari langsung.

  • Taburi rimpang kunyit tersebut dengan tanah secukupnya. Siram setiap sore untuk menghasilkan tunas yang bagus.

  • Jika rimpang kunyit sudah setinggi 10 cm, ambil tunas tersebut dan potonglah.

  • Masing-masing pot diisi dengan satu tunas.


Pengolahan media tanam

Media tanam utama untuk kunyit dalam pot adalah tanah yang subur. Namun, untuk hasil terbaik media tanam harus dipersiapkan khusus yakni dengan mencampurnya dengan kompos dan pupuk kandang dengan skala 2:1:1. Ketiga bahan ini dicampurkan secara merata dan sempurna lalu diisi ke setiap pot atau polybag yang akan digunakan.

Ada baiknya menggunakan pot dengan ukuran sedang diameter 20 cm. Letakkan pecahan batu bata pada bagian bawah pot terlebih dahulu sebelum diisi dengan media tanam. Jangan mengisi terlalu penuh pot atau sisakan antara 5 hingga 10 cm.

[irp]

Penanaman

Bibit yang akan ditanam adalah bibit yang telah disemai dan sudah mengeluarkan tunas. Sebelum melakukan penanaman, perhatikan pula beberapa hal penting berikut ini:

  • Pastikan pot yang digunakan memiliki lubang.

  • Masukkan bibit atau tunas ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan pada pot yang tersedia.

  • Setiap pot diisi satu rimpang saja.

  • Lubang ditutupi kembali dengan campuran tanah dan kompos.

  • Lakukan penyiraman pada rimpang kunyit yang telah ditanam.


Pemupukan

Sejatinya, pemupukan tidak terlalu diperlukan untuk tanaman ini. Namun, untuk hasil terbaik, pemupukan tetap bisa dilakukan namun dengan catatan harus menggunakan pupuk organik atau kompos. Hal ini penting agar rimpang kunyit yang nantinya dihasilkan dan dipanen terbebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Lakukan pemupukan setiap satu bulan sekali, dengan tetap mencampurkan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan skala 1:1:1.
Penyiraman

Tak seperti tanaman lain yang harus disiram setiap hari. Kunyit disiram setiap 2 atau 3 hari sekali. Sejauh tanahnya masih lembab, penyiraman belum jadi prioritas. Sore hari adalah waktu yang tepat untuk menyiram tanaman kunyit dalam pot. Jangan menyiram tanaman secara berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.

[irp]

Masa Panen Kunyit

Lalu, kapan kunyit bisa dipanen? Idealnya kunyit dipanen pada usia 8 bulan pasca tanam. Usia ideal ini memungkinkan menghasilkan rimpang terbaik yang sehat dan berkualitas dan tentu sudah bertahan lama saat disimpan.
Apa yang dilakukan setelah panen?

Bersihkan rimpang kunyit yang telah dipanen dengan air bersih yang mengalir agar benar-benar bersih. Lakukan pencucian berulang-ulang hingga air bekas siraman rimpang tidak lagi keruh. Lakukan proses pembersihan dengan cepat agar tidak merusak kadar nutrisi rimpang kunyit.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: