Tak Perlu Galau, Berikut 7 Cara Mengawetkan Daging Kurban tanpa Kulkas

Klikhijau.com – Daging, jadi salah satu ciri khas dari Idul Adha atau  Idul Qurban. Umat Islam pada saat hari raya Idul Adha akan menyembelih hewan qurban atau kurban. Namun, tak semua hewan bisa diku...

Tak Perlu Galau, Berikut 7 Cara Mengawetkan Daging Kurban tanpa Kulkas
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Daging, jadi salah satu ciri khas dari Idul Adha atau  Idul Qurban. Umat Islam pada saat hari raya Idul Adha akan menyembelih hewan qurban atau kurban. Namun, tak semua hewan bisa dikurbankan.

Di Indonesia, ada dua jenis hewan paling dominan dikurbankan, sapi dan kambing. Karenanya, tak mengherankan jika pada saat Idul Adha, banyak orang akan mendapatkan pembagian daging kurban dar kedua jenis hewan tersebut.

Tentu akan jadi masalah bagi si penerima jika tak memiliki kulkas atau lemari pendingin. Daging kurban yang mereka terima bisa saja rusak atau membusuk sebelum dimasak.

Bagaimanapun, kulkas menjadi andalan masyarakat untuk menyimpan berbagai jenis bahan makanan, termasuk daging. Sayangnya, tak semua masyarakat memiliki kulkas di rumahnya.

[irp]

Bagi mereka yang tak memiliki kulkas akan jadi masalah tersendiri dalam menjaga daging kurban yang diterimanya agar tetap awet alias tahan lama.

Namun, tenang dikutip dari detik.com, ada 7 cara yang bisa dilakukan agar daging tetap awet meski tanpa kulkas:



  •  Menggoreng singkat



Cara menyimpan daging tanpa kulkas adalah dengan menggorengnya secara singkat. Hal ini seperti disampaikan dalam buku 'Cooking Story: 30 Days Challenge' karya CH 11 Lemongrass, yakni agar daging tak cepat basi dan bisa awet hingga esok hari, maka  menggorengnya dengan setengah matang adalah cara yang jitu.

Caranya, cukup sahabat hijau siapkan daging yang telah dilumuri dengan sedikit garam dan merica, lalu celupkan ke dalam minyak panas. Goreng daging hingga setengah matang.

[irp]



  • Memanfaatkan sinar matahari



Mengeringkan daging dengan sinar matahari telah lama digunakan masyarakat untuk mengawetkan daging.  Ini cara alami yang telah purba.

Cara ini, selain murah, juga sangat ramah lingkungan.  Efek penyinaran sinar matahari dapat menghilangkan air menjadi tingkat yang rendah, jadinya  pertumbuhan mikroba patogen maupun pembusukan dapat terhambat, sehingga daging akan lebih awet



  •  Menggunakan bara api



Mengeringkan daging tidak hanya dapat dilakukan dengan sinar matahari, tetapi juga dengan bara api. Hanya saja car aini memerlukan waktu yang panjang, sebab harus dipastikan daging benar-benar kering.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2