Studi: Burung-Burung di Perkotaan Disesaki Bakteri yang Resistan Terhadap Antibiotik

Klikhijau.com โ€“ Nasib sial masih mengepung satwa burung. Bukan hanya habitat yang tergerus dan jadi intaian para pemburu. Polusi suara dan cahaya juga menjadi ancaman serius bagi burung. Tidak hany...

Studi: Burung-Burung di Perkotaan Disesaki Bakteri yang Resistan Terhadap Antibiotik
Bacakan Artikel

Terlebih lagi, strain yang ditemukan pada spesies penghuni perkotaan mengandung sekitar tiga kali lebih banyak gen yang diketahui menyebabkan resistansi antimikroba, dengan gen-gen ini juga dikaitkan dengan resistensi terhadap berbagai macam antimikroba.

Penulis berpendapat bahwa burung liar dapat tertular bakteri yang resistan terhadap antimikroba melalui sejumlah cara, misalnya burung camar dan burung gagak,ย  diketahui berkeliaran di tempat pembuangan sampah, sementara bebek dan angsa dapat tertular di sungai dan danau yang terkontaminasi air limbah manusia.

[irp]

Dr Thomas Van Boeckel, seorang pakar resistensi antimikroba di ETH Zรผrich yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan penelitian itu tidak biasa karena berfokus pada dampak penggunaan antimikroba oleh manusia pada hewan.

"Apa konsekuensinya bagi burung? Kami tidak tahu pasti, tetapi tampaknya manusia bertanggung jawab atas perubahan ini," katanya.

Dr Danna Gifford dari Universitas Manchester menambahkan temuan itu dapat memiliki implikasi bagi kesehatan manusia.

"Meskipun mengkhawatirkan, risiko penularan langsung resistensi dari burung perkotaan ke manusia tidak jelas. Namun, penularan dari unggas ke manusia telah terdokumentasi dengan baik," katanya.

[irp]

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: