Spesies Baru Katak Pohon Kembali Ditemukan di Tanah Sulawesi

Klikhijau.com - Satu spesies baru katak pohon dari genus Rhacophorus ditemukan di tanah Sulawesi.  Temuan spesies baru tersebut semakin memperkaya daftar fauna endemik Sulawesi khususnya amfibi. Tidak...

Spesies Baru Katak Pohon Kembali Ditemukan di Tanah Sulawesi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Satu spesies baru katak pohon dari genus Rhacophorus ditemukan di tanah Sulawesi.  Temuan spesies baru tersebut semakin memperkaya daftar fauna endemik Sulawesi khususnya amfibi. Tidak hanya itu, temuan tersebut juga mempertegas pentingnya konservasi keanekaragaman hayati di kawasan Wallacea.

Keberhasilan pengungkapan spesies baru katak pohon tersebutidilakukan oleh Tim Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Katak baru tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda di Pulau Sulawesi, yakni Gunung Katopasa, Sulawesi Tengah dan Gunung Gandang Dewata, Sulawesi Barat.

Spesies baru ini menunjukkan perbedaan mencolok baik secara morfologis maupun genetik jika dibandingkan spesies-spesies Rhacophorus endemik Sulawesi yang sudah dikenal sebelumnya, yaitu R. edentulus, R. georgii, dan R. monticola.

Dilansir dari lama BRIN, spesies baru tersebut diberi nama Rhacophorus boeadii. Penamaan itu memiliki alasan kuat, sebagai penghormatan kepada mendiang Drs. Boeadi, seorang naturalis dan ilmuwan dari Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) yang telah berkontribusi terhadap dunia ilmu zoologi dan konservasi satwa herpetofauna di Indonesia.

[irp]

Peneliti Herpetologi BRIN, Amir Hamidy, menjelaskan bahwa R. boeadii sp.nov. memiliki karakter morfologis yang membedakannya dari tiga spesies Rhacophorus Sulawesi lainnya, yakni R. edentulus, R. georgii, dan R. monticola.

“Katak ini berukuran sedang, dengan panjang tubuh jantan sekitar 40-45 mm dan betina 48-54 mm. Ciri khas lainnya termasuk moncong jantan yang miring, kulit punggung kasar dengan bintik putih, serta pola bercak putih di sisi tubuh,” ujar Amir.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: