Siapkah Anda untuk Ekonomi Perubahan Iklim?

Klikhijau.com - Dampak perubahan iklim sudah terasa, dari gelombang panas yang mematikan hingga banjir besar, dan Asia merupakan kawasan yang telah dan akan terus terkena dampak yang signifikan. Ad...

Siapkah Anda untuk Ekonomi Perubahan Iklim?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Dampak perubahan iklim sudah terasa, dari gelombang panas yang mematikan hingga banjir besar, dan Asia merupakan kawasan yang telah dan akan terus terkena dampak yang signifikan.

Adapun kerugian terbesar yang disebabkan perubahan iklim (mencapai USD 4,7 triliun dalam PDB menurut analisis terbaru McKinsey).

Sementara di Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas memperkirakan kerugian ekonomi akibat dampak perubahan iklim bisa mencapai Rp 115 triliun pada 2024.

Selain berdasarkan sains, sektor keuangan juga telah mendeteksi peningkatan risiko terhadap banjir besar, topan, dan kemarau.

Di tingkat global, investasi Environmental, Social and Corporate Governance (ESG) telah mengalami gelombang pertumbuhan di balik pandemi dan memiliki fokus baru pada keberlanjutan.

Selain itu, aset ESG akan mencakup lebih dari sepertiga aset yang dikelola pada tahun 2025 (Bloomberg).

Di Asia Tenggara, model bisnis yang mengutamakan keberlanjutanpenilaian risiko iklim, dan investasi ESG masih terbilang baru, namun dampak dari perubahan iklim sudah terasa.

 

Seberapa siapkah Anda?

Apakah bisnis di kawasan Asia siap menghadapi tantangan ini? Bagaimana langkah awal kita untuk mengurangi dampaknya? Apa sudah terlambat?

Prof. John Sterman, Director, MIT Sloan Sustainability Initiative dan pembicara utama pada konferensi Leadership for Enterprise Sustainability Asia (LESA) 2021 mendatang, berkeyakinan bahwa Asia masih memiliki harapan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2