SD Inp Unggulan BTN Pemda Lakukan Penguatan Lingkungan Hidup

Klikhijau.com - "Budaya itu memberi semangat dan mempersatukan." Kata-kata itu diungkapkan oleh Rahman Rumaday. Ia merupakan Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel). Rahman mengungkapkan hal itu ke...

SD Inp Unggulan BTN Pemda Lakukan Penguatan Lingkungan Hidup
Bacakan Artikel

Tamu-tamu dijamu kuliner tradisional seperti putu, roko-roko unti, roko-roko cangkuning, dan baruasa. Hidangan sarabba hangat juga disuguhkan.

Acara diakhiri dengan makan kapurung bersama. ย Nunung mewakili SD Inpres Unggulan BTN Pemda memberikan sumbangan bibit tanaman kepada warga yang diterima Ketua RT 011/RW 07, Hj. Rahmatia.

[irp]

Cerita yang sama dari Paropo

Di Kampung Paropo, peserta outing class didampingi oleh penggiat budaya Yahya Syamsuddin, yang merupakan warga setempat. Peserta diajak melihat Alquran kuno, pengrajin alat musik tradisional keso'-keso, serta pembuatan ketupat daun pandan.

Aktivis hak anak, Rusdin Tompo, ketika berbicara saat pra kegiatan menyampaikan bahwa selama ini kita memanfaatkan alam bukan hanya untuk konsumsi, tapi juga produksi, kesehatan, dan kesejahteraan serta kelangsungan hidup kita pada umumnya. Namun, kita kerap abai memperhatikan pengelolaan alam untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Padahal, jelas penggiat literasi itu, kita punya nilai dan kearifan lokal yang bisa jadi pedoman. Misalnya, pappasang bahasa Makassar yang mengatakan, "Katutui Bonena Alanga Nana Katutui Tongki Bonena Langika." Artinya, jaga isi alam niscaya engkau juga dijaga isi langit.

Paseng dalam bahasa Bugis juga ada, yakni "Mangangkalung ribulue, massulappe ripottanangnge, makkoddang ritasiโ€™e." Artinya, gunung, daratan, dan laut merupakan lingkungan sumber kehidupan, yaitu tempat mengais rezeki. Karena itu harus dijaga kelestarian dan kesinambungannya. (*)

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: