Saatnya Pengusaha Memiliki Tanggung Jawab Moral Terhadap Perbaikan Lingkungan

Klikhijau.com – “Kita harus selalu bergandengan tangan, bersama-sama bahu-membahu untuk menyelamatkan atau perbaikan lingkungan,” Kata-kata itu diucapkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutana...

Saatnya Pengusaha Memiliki Tanggung Jawab Moral Terhadap Perbaikan Lingkungan
Bacakan Artikel

Pada Webinar ini, Alue berkesempatan berbincang dengan masyarakat di daerah. Meski perbincangannya tidak angsung dengan tatap muka, tapi melalui fasilitas video conference.

Pada saat itu masyarakat  sedang melakukan aktivitas penanaman pohon dalam rangka rehabilitasi DAS. Penanaman pohon itu  dilaksanakan oleh perusahaan yang di antaranya adalah SKK Migas – Pertamina Hulu Mahakam dan PT Indominco Mandiri di Provinsi Kalimantan Timur.

“Berikanlah peran lebih kepada masyarakat dalam pelaksanaan rehabilitasi DAS mulai dari penyiapan bibit, penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga pengamanan tanaman baik dari hama tanaman maupun bahaya kebakaran,” pinta Wamen Alue.

Menurut Alue, sudah saatnya setiap pelaku usaha khususnya pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) mempunyai wawasan dan cara pandang yang lebih luas terhadap upaya perbaikan lingkungan.

Para pemegang IPPKH  tidak hanya sekadar melihat lokasi usahanya saja, tetapi juga harus turut serta memperbaiki wilayah DAS tempat mereka berusaha, bahkan jika diperlukan harus lintas DAS.

[irp]

“Paradigma harus kita ubah. Kita perlu melakukan pergeseran nilai yang semula pengusaha hanya mengejar keuntungan. Sudah saatnya punya tanggung jawab moral terhadap perbaikan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar beroperasinya perusahaan,” terangnya.

Memberi manfaat lebih banyak

Pelaksanaan kegiatan rehabilitasi DAS diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Terutaman dalam  penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan manfaat jangka panjang.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: