Saatnya Pengusaha Memiliki Tanggung Jawab Moral Terhadap Perbaikan Lingkungan

Klikhijau.com – “Kita harus selalu bergandengan tangan, bersama-sama bahu-membahu untuk menyelamatkan atau perbaikan lingkungan,” Kata-kata itu diucapkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutana...

Saatnya Pengusaha Memiliki Tanggung Jawab Moral Terhadap Perbaikan Lingkungan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Para pemegang IPPKH  tidak hanya sekadar melihat lokasi usahanya saja, tetapi juga harus turut serta memperbaiki wilayah DAS tempat mereka berusaha, bahkan jika diperlukan harus lintas DAS.

“Paradigma harus kita ubah. Kita perlu melakukan pergeseran nilai yang semula pengusaha hanya mengejar keuntungan. Sudah saatnya punya tanggung jawab moral terhadap perbaikan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar beroperasinya perusahaan,” terangnya.

Memberi manfaat lebih banyak

Pelaksanaan kegiatan rehabilitasi DAS diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Terutaman dalam  penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan manfaat jangka panjang.

Ini bertujuan agar bisa menikmati tanaman hasil rehabiltiasi DAS yang berupa jenis multi purpose tree spesies (MPTS) yang salah satu jenisnya adalah buah-buahan.

“Semoga kedepan kita dapat mewujudkan DAS yang sehat sehingga masyarakat lebih sejahtera. Bahwa pada prinsipnya, apabila DAS tertata dengan baik dan hutan sebagai penangkap air hujan bekerja secara optimal, maka diharapkan pada saat musim hujan air dapat tersimpan, sehingga tidak banjir. Pada musim kemarau juga air dapat mengalir sebagai cadangan saat musim kering tiba,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur PT. Pertamina Hulu Mahakam, Danar  menjelaskan, saat ini dukungan teknologi diterapkan dan digunakan pada kegiatan rehabilitasi DAS SKK Migas-PT Pertamina Hulu Mahakam.

Aplikasi sederhana digunakan untuk memantau kondisi tanaman dengan menajemen pohon-per-pohon (tree by tree) dalam kegiatan rehabilitasi DAS yang rencananya seluas ± 2.100 Hektare.

Sedangkan Direktur PT. Indominco Mandiri, A.H. Bramantya Putra  mengaku berkomitmen untuk menyelesaiakan kewajiban rehabilitasi DAS.

Saat ini, dapat diserahterimakan hasil tanaman seluas 3.040 Hektare yang pelaksanaannya langsung dengan masyarakat. Mengingat lokasi berada di wilayah Taman Nasional Kutai maka kegiatan rehabilitasi DAS ini menjadi bagian dari usaha pemulihan ekosistem.

Rehabiliatsi DAS memang penting, sebab DAS merupakan penerima, penyimpan, dan mengalirkan air hujan yang jatuh di atasnya melalui sungai.

DAS adalah suatu kawasan yang dibatasi oleh titik-titik tinggi di mana air yang berasal dari air hujan yang jatuh, terkumpul dalam kawasan tersebut.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2