Saatnya Menonton Film-Film Indonesia yang Mengangkat Isu Lingkungan

Klikhijau.com – Isu lingkungan mulai dilirik oleh sineas Indonesia. Itu terbukti dengan semakin maraknya film Indonesia yang  mengangkat isu tersebut. Isu lingkungan memang seksi, sebab menjadi isu...

Saatnya Menonton Film-Film Indonesia yang Mengangkat Isu Lingkungan
Bacakan Artikel

Film merupakan film dokumenter yang menggambarkan perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan tanahnya dari eksploitasi korporat.

Film ini  memiliki titik fokus dengan mengangkat kisah-kisah gerakan perlawanan yang digagas dan diorganisir langsung oleh para perempuan.



  • Kinipan



Film Kinipan, seperti kebanyakan film Indonesia yang mengangkat isu lingkungan, yakni formatnya adalah film dokumenter. Film ini diproduksi Watchdoc dan resmi diluncurkan 27 Maret 2021 lalu.

Menariknya ada beberapa penikmat film, menyebutkan film ini menyadarkan kita tentang keadaan Indonesia kekinian, kebencanaan alam yang secara kolosal tengah melanda negeri ini, di beberapa daerah, mulai dari Kalimantan dan terakhir banjir di NTT itu disinyalir sebab kerusakan hutan.

Film ini disutradarai oleh Indra Jati  dan Dandhy Dwi Laksono. Kinipan mengangkat kisah  kehancuran ekosistem Indonesia karena kebijakan pemerintah. Hal inilah yang dianggap merugikan masyarakat.

Menontonnya, penonton akan  melihat secara langsung akan kondisi ekosistem hutan yang sudah sangat rusak parah.

Film ini juga  mengungkapkan sebuah fakta ilmiah perihal pandemi Covid-19 yang mengubah tatanan kehidupan umat manusia di muka bumi.



  • Tenggelam dalam Diam



Dirilis pada tahun 2021, film Tenggelam dalam Diam mengangkat tema khusus, yakni perubahan iklim. Perubahan iklim rupanya berimbas  ke pesisir utara pulau Jawa.

Tenggelam dalam Diam menceritakan tentang  fotografer dan pekerja seni yang melakukan pengamatan ke daerah-daerah yang sedang dan menuju tenggelam karena kenaikan muka air laut dan penurunan tanah.

Film ini disutradari oleh Muhamad Sridipo. Mulai tayang sejak   tanggal 27 Maret 2021 lewat kanal YouTube Watchdoc Documentary.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: