Nggak Perawan Lagi, Cara Slank Mengajak Kita Melihat Kerusakan Alam

Klikhijau.com – Slank merupakan band papan atas tanah air yang terkenal kritis.   Termasuk dalam hal menyuarakan tentang alam. Vokalis Slank, Kaka pernah mengutarakan jika  Slank selalu menyelipkan...

Nggak Perawan Lagi, Cara Slank Mengajak Kita Melihat Kerusakan Alam
Bacakan Artikel
Klikhijau.com – Slank merupakan band papan atas tanah air yang terkenal kritis.   Termasuk dalam hal menyuarakan tentang alam. Vokalis Slank, Kaka pernah mengutarakan jika  Slank selalu menyelipkan beberapa lagu bertema alam di setiap albumnya. Itu cara slank mengampanyekan pentingnya menjaga alam dan melestarikannya. Melalui lagunya, para pendengar dan penggemar band beranggotakan Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar) itu ingin membangun kesadaran akan pentingnya peran alam ini kepada makhluk hidup. Sebagai band papan atas dengan banyak fans. Langkah Slank sangat tepat sebagai salah satu garda terdepan yang mengampanyekan lingkungan. Dalam beberapa lagu hal itu dapat kita temukan, semisal  Nggak perawan lagi.  Lagu ini dirilis pada tahun 1994.  Melihat tahun liriknya, berarti kerusakan alam Indonesia telah lama berlalu. Karya seni, termasuk lagu lahir dari keresahan dan realitas yang ada. Lagu Nggak perawan Lagi tentu demikian pula. Berikut  lirik lagunya
Nggak Perawan Lagi

Berenang di tepi pantai Banyak minyak sampah dan kotoran Aku nyebur menerjang ombak Bikin lengket badan dan rambut

Lepas kail tepi sungai Airnya coklat dan berbusa Nggak ada ikan yang nyangkut Malah bikin gatel kulit dan bau

Lautku nggak biru nggak biru lagi Sungaiku nggak jernih nggak jernih lagi Alamku nggak bagus nggak bagus lagi Alamku nggak perawan nggak perawan lagi

Lereng dan pegunungan Penuh lapangan golf dan villa Nggak ada yang nahan air Bikin banjir kota-kota

Lihat hutan dari pesawat Mana solusi Indonesia Imajiku hutan rimba Yang ada botak dan tandus

Gunungku nggak hijau nggak hijau lagi Hutanku nggak lebat nggak lebat lagi Alamku nggak bagus nggak bagus lagi Alamku nggak perawan nggak perawan lagi

Mendengar lagu tersebut, kita diajak untuk mengoreksi diri, betapa banyak alam yang rusak karena ulah manusia. Alam “nyaris” tak ada lagi yang perawan. Karena semua telah dijamah oleh “kerakusan manusia. Manusia senang mengambil terlalu banyak dari apa yang disediakan alam. Akibatnya banyak bencana alam yang terjadi, yang menimpa manusia itu sendiri. Selain Nggak Perawan Lagi, masih banyak lagu dari band yang pernah berganti personil hingga 14 kali ini. Sumba Humba misalnya. Lagu ini tercipta dari rasa kagum Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim selama menghabiskan waktu liburannya di Sumba “Sewaktu gua liburan sama keluarga dan Kaka dari Timur sampai Barat NTT selama empat hari. Nah, selama perjalanan itu, gua rekam semuanya dan gua tuangkan kedalam sebuah lagu,” ungkapnya. Keterpesonaan Bimbim akan alam Sumba yang indah membuatnya menciptakan lagu ini . Berikut lirik lagunya:
Sumba Humba

Petikan jungga di Ratenggaro Sunset yang gagal di Pantai Pero Ombak besar pasir madorak Basuh asin laguna weekuri

Angkat anak desa, Desa Praijing Selami air sejuk lapopu Susuri jalan pagar pohon kesi Tanjaki purukambera savana

Lepas lelah santai bukit morinda Dingin merinding di wairinding Tiga kolam terjun waimarang Tawa generasi baru walakiri

Perfect sunset bukit persaudaraan Waingapu pagi puncak tenau Welcome dance raja raja prailiu Sumba humba from Sumba with love

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2